Kisah Terpendam 24 Tahun, Ressa Muncul dan Minta Diakui sebagai Anak Denada
Ressa anak kandung dari penyanyi ternama, Denada, yang diserahkan kepada Ratih adik dari Emilia Contessa saat usianya belum genap 10 hari.
Jagat hiburan tanah air kembali digegerkan dengan pengakuan mengejutkan dari seorang pemuda bernama Ressa (24). Hadir dalam podcast "Curhat Bang Denny Sumargo", Ressa didampingi ibu angkatnya, Ratih, membuka tabir masa lalu yang selama ini tertutup rapat.
Ressa mengklaim dirinya adalah anak kandung dari penyanyi ternama, Denada, yang diserahkan kepada Ratih adik dari Emilia Contessa saat usianya belum genap 10 hari.
Diserahkan Sejak Bayi Merah
Dalam penuturannya, Ratih menceritakan kronologi bagaimana Ressa sampai ke tangannya. Puluhan tahun lalu, bayi Ressa dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi. Kala itu, Ressa sempat ditawarkan kepada beberapa kerabat, namun tidak ada yang bersedia merawat.
"Ditawarkan ke beberapa orang nggak ada yang mau ambil. Akhirnya diantar ke saya saat usianya belum sampai 10 hari. Masih ada pusarnya," ungkap Ratih dengan mata berkaca-kaca di kanal YouTube Denny Sumargo, Senin (26/1).
Selama 24 tahun, Ressa tumbuh dengan memanggil Ratih sebagai Mama, Emilia Contessa sebagai Bunda, dan Denada sebagai Mbak. Fakta menyakitkan baru terungkap saat Ressa duduk di bangku SMP, di mana ia mulai mendengar desas-desus tetangga dan akhirnya mendesak Ratih untuk jujur.
Pemicu Konflik: Masalah Mobil hingga Blokir Kontak
Konflik keluarga ini mencuat ke permukaan bukan tanpa sebab. Semuanya bermula dari masalah satu unit mobil.
Ressa mengaku pernah dijanjikan hadiah mobil jika masuk SMA. Namun kenyataannya, mobil tersebut adalah mobil bekas yang cicilannya justru dibayar oleh Ratih selama bertahun-tahun.
Masalah meruncing ketika mobil tersebut ditukar tambah dengan unit baru atas nama adik Denada, namun Ressa justru dibebankan cicilan yang tidak sanggup ia bayar.
Buntut dari sengketa ini, mobil tersebut ditarik, dan Ratih didatangi pihak kepolisian. Merasa dipojokkan dan diperlakukan tidak adil, Ratih mencoba menghubungi Denada untuk meluruskan masalah. Namun, respons yang didapat justru menyakitkan: nomor WhatsApp Ratih diblokir.
"Saya WA (WhatsApp), 'Mbak saya sudah tua, saya titip Ressa', tapi ternyata nomor saya diblokir. Padahal saya tidak pernah minta apa-apa selama membesarkan dia," tutur Ratih sambil menahan tangis.
Gugatan demi Tes DNA
Merasa harga dirinya diinjak-injak dan anaknya tidak diakui, pihak Ratih dan Ressa akhirnya menempuh jalur hukum. Melalui kuasa hukumnya, mereka melayangkan gugatan perdata.
Langkah ini diambil bukan semata-mata untuk materi, melainkan untuk memaksa adanya tes DNA demi membuktikan status biologis Ressa.
"Kalau memang tidak mau mengakui, ya sudah. Tapi kalau terbukti (anak kandung), saya cuma ingin pengakuan. Itu saja," ujar Ressa lirih.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie