Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Untungkan petani, Wapres JK tak masalah harga pangan naik jelang Ramadan

Untungkan petani, Wapres JK tak masalah harga pangan naik jelang Ramadan Airlangga Hartarto dan Jusuf Kalla. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Jelang Ramadan, beberapa harga pangan terpantau mulai melonjak. Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak mempermasalahkan jika harga pangan mulai melonjak asalkan masuk akal.

"Jadi yang penting jangan bergejolak, tapi ada stabilitas walaupun agak naik sedikit tapi relatif stabil," kata Wapres JK di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (8/5).

Dia mengakui ada beberapa harga pangan mulai naik, salah satunya bawang. Tetapi ada beberapa yang harga pangan yang stabil salah satunya beras.

"Tapi sekali lagi dua-duanya ada untung rugi, naik sedikit harga seperti itu pendapatan petani naik," ungkap Wapres JK.

Sebelumnya, Salah satu pedagang daging, Fajar mengungkapkan, untuk saat ini harga daging lokal masih tetap stabil. Namun tidak menutup kemungkinan kata dia harga tersebut dapat mengalami lonjakan ketika mendekati Lebaran.

"Stabil kalau daging lokal untuk sekarang. Daging segar lokal di kisaran Rp 110.000 - Rp 115.000 per Kg, normal. Kemudian daging beku impor dari India itu dijual Rp 80.000 per Kg. Menjelang Lebaran biasanya naik," ungka Fajar kepada merdeka.com di Pasar Kramat Jati, Jakarta.

Fajar mengatakan, kenaikan tersebut tidak juga dikarenakan dengan permintaan pasar yang besar menjelang Ramadan dan Lebaran. Namun, bisa juga terjadi karena ketersediaan stok yang tidak mencukupi menyebabkan kenaikan harga daging tersebut.

"Kenaikan bisa sampai Rp 120.000 per Kg. Kalau barang kosong bahkan bisa sampai Rp 130.000 per Kg," imbuhnya.

Selain daging, Indra salah satu pedagang ayam di Pasar Kramat Jati juga menuturkan, sampai saat ini belum ada kenaikan secara signifikan untuk harga jual ayam potong. Untuk harga jual sendiri masih berada di kisaran Rp 35.000 sampai Rp 40.000 per potong.

"Belum begitu tinggi untuk harga. Kalau ayam tergantung besarnya juga kita jual Rp 35.000-Rp 40.000 per potong," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Indra, kenaikan untuk ayam sendiri biasanya terjadi ketika sudah memasuki bulan Ramadan. "Kenaikan bisa sampai Rp 7.000 sampai 8.000. Bahkan bisa Rp 60.000 per potong," kata Indra.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP