Per 15 Maret, Terjadi 14.744 Pembatalan Kamar Hotel di Yogyakarta Akibat Virus Corona
Merdeka.com - Penyebaran virus Corona membuat sektor pariwisata di Yogyakarta terdampak. virus corona ini membuat kunjungan wisatawan mancanegara maupun nasional harus dibatalkan.
Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Dedy Pranowo Eryono mengatakan, dari data yang dipunya PHRI DIY, diketahui jika hotel nonbintang mengalami penurunan tingkat keterisian atau okupansi lebih ekstrem dibandingkan hotel berbintang.
"Sampai Minggu (15/3) pembatalan kamar hotel periode Februari hingga Maret ada lebih 14.744 pembatalan kamar hotel. Jumlah ini bisa terus bertambah karena ini baru pertengahan Maret," ucap Eddy Rabu (18/3).
Adapun tingkat keterisian atau okupansi hotel di DIY, dari catatan PHRI DIY, mengalami penurunan mencapai lebih dari 15 persen. "Tingkat hunian kamar hotel rata-rata menurun sebesar 15,5 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau periode yang sama pada tahun lalu," ujarnya.
Ribuan Pembatalan Turut Dialami Pengusaha Restoran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEddy menjabarkan untuk pemesanan restoran, juga terjadi pembatalan dalam jumlah yang besar. Eddy menyebut pembatalan ini mencapai ribuan orang.
"Harapan saya dan teman-teman, kondisi ini secepatnya segera berlalu ya," ungkap Eddy.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya