Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengantisipasi penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing dengan membangun pusat kontrol satelit di enam zona, termasuk di Provinsi Maluku. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat selama tahun 2021, ada ratusan illegal fishing yang terjadi.
Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pihaknya akan mengawasi laut di seluruh Indonesia dengan menggunakan satelit untuk mengantisipasi illegal fishing. Pemantauan satelit dibagi enam zona di seluruh Indonesia.
"Kita awasi dengan satelit 24 jam, pak gubernur (Maluku) sudah pernah melihat. Tahun 2021, (illegal fishing) banyak sekali, kalau yang dimaksud dari luar itu ada 117-an," tuturnya usai menghadiri Maluku Baileo Exhibition di Four Point by Sheraton Makassar, Sabtu (5/2).
Dia akan membangun pusat pengendali di Maluku untuk mengontrol zona 3 yang mewakili sembilan provinsi termasuk Maluku. "Nanti di tempatnya pak gubernur sebagai salah satu pusat pengendalian juga akan kita pasang untuk mengontrol zona 3 itu. Di zona itu nanti akan diawasi dengan satelit, aerbon survelon, dan dengan pesawat dan kemudian kapal yang selalu berputar 24 jam,” ujarnya.
Advertisement
Potensi Perikanan
Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, potensi perikanan di zona 3 sangat besar, bahkan bisa mencapai Rp117 triliun. Untuk itu, KKP akan menjadikan Provinsi Maluku sebagai salah satu pusat pertumbuhan, khususnya untuk sektor kelautan dan perikanan.
"Saya berharap Rp117 triliun potensi perikanan ini benar-benar dilaksanakan di wilayah tersebut. Jadi Maluku nanti akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi dan tenaga kerja dan lain sebagainya," bebernya.
Tak hanya Maluku, Kota Makassar juga akan menjadi pusat zona 6. Nantinya hasil kelautan dan perikanan di zona 6 akan dipusatkan di Makassar. "Jadi nantinya semua dari Makassar bisa langsung tanpa harus lagi dibawa ke Jawa. Jadi ini program yang kita kembangkan dan syaratnya investor, kita berikan izin berdasarkan kuota," sebutnya.
"Anda bisa bayangkan semua kalau semuanya ada di wilayah itu maka ekonomi nya akan tumbuh disitu, dan itu Multiplayer-nya lebih dari itu," ucapnya.