Menko Luhut Minta 90 Persen Alokasi Oksigen untuk Kebutuhan Medis

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk memastikan persediaan oksigen tetap aman. Dia meminta sektor industri untuk mengalokasikan produksi oksigen untuk kebutuhan medis.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Menko Luhut Minta 90 Persen Alokasi Oksigen untuk Kebutuhan Medis
Tabung oksigen langka akibat lonjakan Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita untuk memastikan persediaan oksigen tetap aman. Dia meminta sektor industri untuk mengalokasikan produksi oksigen untuk kebutuhan medis.

"Terkait ketersediaan oksigen, kami sudah meminta kepada Menteri Perindustrian agar memerintahkan para produsen mengalokasikan 90 persen produksinya untuk kebutuhan medis," kata Menko Luhut dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (1/7).

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga diminta membentuk satuan tugas (satgas) untuk memastikan ketersediaan oksigen. Termasuk juga alat kesehatan dan produk farmasi lainnya.

Satgas ini pun nanti akan berkoordinasi langsung dengan Menteri Kesehatan bila menghadapi kesulitan dalam menjalankan tugasnya. "Kami sudah rapat, insyaallah tidak ada masalah soal ini, termasuk obat-obatan," kata dia.

Senada, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan menjaga suplai dan permintaan oksigen di Jawa Bali.

"Oksigen ini akan kami rapihkan buat supply dan demand di Jawa Bali," kata dia.

Menkes Budi mengatakan bila perlu pemerintah akan menyiapkan petugas yang akan mengawasi hal tersebut. Bahkan, bila perlu melibatkan TNI dan Polri.

"Kami siapkan orang yang mengatur dan mengawasi ini, kala perlu pakai dukungan TNI dan Polri," kata dia.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

Rekomendasi