Menhub Budi Minta Pengerjaan Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Saat Mudik Natal
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap pekerjaan konstruksi tol Jakarta-Cikampek elevated (melayang) dihentikan sementara saat puncak arus Natal dan Tahun Baru 2019. Sebab, diperkirakan masyarakat akan memadati tol Jakarta-Surabaya dengan peningkatan hingga 20 persen.
"Pada liburan Natal itu, kegiatan konstruksi kita harapkan dihentikan beberapa hari. Dengan itu kalau Jakarta-Cikampek selesai, tidak ada masalah," kata Menhub Budi dikutip dari Antara, Rabu (12/12).
Dia menegaskan penghentian tersebut sifatnya hanya sementara hingga kondisi jalan sudah kondusif. "Cuma beberapa hari saja," katanya.
Budi sudah memerintahkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk pengaturan tersebut. "Nanti saya serahkan BPTJ untuk mengatur, cuma berapa hari saja," katanya.
Dia menuturkan bahwa adanya penambahan jumlah pengguna jalan tol memang tidak bisa dihindari karena saat ini jalan tol Jakarta-Surabaya sudah tersambung dan sebagian masyarakat ingin mencoba melintasinya.
"Ya, pasti itu akan terjadi karena biasanya koneksi jarak pendek, begitu diperpanjang maka otomatis karena jurusannya menambah, jadi juga bertambah, justru kita mencari cara mengelola Jakarta-Cikampek dengan baik," katanya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub memproyeksikan adanya kenaikan jumlah penumpang umum sekitar 12,74 persen dari 22 juta penumpang menjadi 24,8 juta penumpang. Sementara, untuk puncak arus libur Natal, yakni 24 Desember, sedangkan untuk Tahun Baru jatuh pada 28 Desember 2018.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya