PT Angkasa Pura II menyebut lima perusahaan tertarik mengikuti tender proyek kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Nantinya, kereta tanpa masinis atau Automatic People Mover System (APMS) itu beroperasi menghubungkan semua terminal yang ada di bandara tersibuk di Tanah Air tersebut.
"Tender kereta tanpa masinis sudah mulai kami lakukan. Hingga saat ini sudah ada lima perusahaan, tapi saya tidak hafal perusahaan mana saja," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, Jakarta, Senin(1/2).
Menurutnya, sistem transportasi bakal memudahkan penumpang berpindah terminal itu membutuhkan investasi sebesar Rp 1 triliun. Itu terdiri dari biaya pengadaan kereta sekitar Rp 550 miliar ditambah sarana dan prasarana penunjang.
Budi berharap proyek kereta tanpa masinis selesai pada Februari tahun depan. Bersamaan dengan penuntasan proyek kereta bandara dan terminal 3 Ultimate.
"Kami harapkan 2017 itu people mover selesai, KA bandara selesai. Dan kami operasikan Terminal 3 Ultimate semua," katanya.
"People mover juga kami minta PT Railink yang operasikan. Tapi kalau people mover kan pengoperasian saja tidak ada tarif."