Jokowi resmikan pengoperasian Seksi IV Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Merdeka.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) Seksi IV (Krian-Mojokerto) sepanjang 18,47 kilometer. Jalan Tol Sumo ini merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang membentang sepanjang 36,27 km dan menghubungkan Kota Surabaya dengan Kabupaten Mojokerto.
"Tol Sumo itu bagian dari Trans Jawa kalau dari Banyuwangi 1.187 Km. Ini walau hanya 36 Km tapi ini bagian Trans jawa langsung dari Solo-Ngawi-Kertosono-Mojokerto-Surabaya," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Mojokerto, Sabtu (19/3).
Dia menambahkan, Jalan Tol Sumo ini dibangun dengan biaya investasi sebesar Rp 3,2 triliun dengan masa konsensi 42 tahun, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada tangga 17 April 2007. Sayangnya, pembangunan tersebut terkendala pembebasan lahan sehingga baru bisa diresmikan tahun ini.
Untuk itu, pemerintah tengah mengupayakan berbagai langkah guna menyelesaikan pembebasan lahan, salah satunya dengan dana talangan investor seperti yang tercantum dalam Perpres 30 tahun 2015.
"Waktu kami di Jati Gede kemarin dilaporin presiden hari Rabu besok dilaksanakan rapat untuk perpresnya. Itu untuk atur dana talangan. Itu harus dibayar apa tidak, sampai detail itu," imbuhnya.
Seperti diketahui, Tol Sumo terdiri dari 4 seksi. Sebelumnya seksi IA tol Sumo (Waru-Sepanjang/2,3 km) telah beroperasi sejak Agustus 2011. Seksi IV (Kriyan-Mojokerto) yang diresmikan dibangun dengan dana konstruksi sebesar Rp 681,52 miliar, sementara untuk pembebasan lahannya menghabiskan alokasi sebesar Rp 210,3 miliar.
Sementara untuk seksi IB (Sepanjang-Western Ring Road) dari total panjang, 4,3 Km, sebesar 94,91 persen lahannya telah dibebaskan dan konstruksinya telah mencapai 62,85 persen. Untuk Seksi II (WRR-Driyorejo/5,1 km) dan Seksi III (Driyorejo-Kriyan/,1 km) progress pembebasan lahannya masing-masing sebesar 67,75 persen dan 76,72 persen.
"Pembangunan jalan tol ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan arteri Surabaya hingga Mojokerto dan memberi dampak positif terhadap peningkatan perekonomian di wilayah tersebut," pungkas Basuki.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya