Hasil Investigasi Jatuhnya Lion Air JT 610 Bakal Dirilis Akhir November
Merdeka.com - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan sampai saat ini pihaknya masih terus menganalisis penyebab kecelakaan Lion Air JT-610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Sejumlah data dan temuan yang diperoleh saat ini, termasuk Flight Data Recorder (FDR) menjadi bahan utama dalam proses analisa. Dalam proses ini, KNKT juga mendapat bantuan dari Amerika Serikat (AS) dan Boeing.
"Mereka wajib membantu, tapi tidak ada intervensi atau apa-apa. Karena peran Boeing sangat penting dalam investigasi. Karena komputer di dalam pesawat yang tau objeknya kan mereka. Jadi mau tidak mau harus berhubungan sama objek. Kita nggak mungkin minta yang lain untuk tahu algoritma yang ada dalam komputer," kata Soerjanto di Kementerian Perhubungan, Senin (12/11).
Meski proses investigasi terus berlangsung, KNKT bersama seluruh pihak juga tetap menjalankan operasi untuk mencari Cockpit Voice Recorder (CVR) yang sampai saat ini belum ketemu. Tebalnya lumpur di laut karawang menjadi kendala dalam pencariannya.
Soerjanto menambahkan, sebagai hasil awal, pihak KNKT mentargetkan mampu menyelesaikan investigasi tahap pertama ini pada akhir bulan ini, sebelum nanti akan dilanjutkan ke proses penelitian yang lebih kompleks.
"Pre elemenary report itu akan dikeluarkan kurang lebih tanggal 28-29 bulan ini yang berisi data factual. Ini akan kita publikasikan lewat internet. Data yang sudah kita dapat akan kita sharing di pre elemenary report ini," pungkasnya.
Dia juga menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan visual analisis mengenai jatuhnya Lion Air. "KNKT tidak pernah mengeluarkan video simulation. Hoax itu. Karena nanti kita bisa salah persepsi, butuh pemahaman. Kalau yang tidak ahli di situ bisa miss perception," pungkasnya.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya