Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erick Thohir Tak Ingin Indonesia Lakukan Kesalahan Seperti Amerika Latin, Soal Apa?

Erick Thohir Tak Ingin Indonesia Lakukan Kesalahan Seperti Amerika Latin, Soal Apa? Erick Thohir. istimewa ©2021

Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir kembali mengingatkan agar semua pihak memanfaatkan momentum bonus demografi dengan berinvestasi pada generasi muda.

Erick menjelaskan bahwa transisi tersebut tidaklah panjang, dan Indonesia jangan sampai mengulangi kesalahan seperti yang dilakukan oleh negara-negara Amerika Latin.

"Ketika mereka mengalami bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi, lupa berinvestasi pada generasi muda, riset dan pengembangan, tidak mengganti disrupsi daripada perbaikan model bisnisnya, industrinya tidak diperbarui, apalagi struktur ekonominya tidak diseimbangkan. Akhirnya terus menurun dan kita akan menghadapi hal tersebut," ujarnya dalam peluncuran Indonesia Global Talent Internship secara daring di Jakarta, Kamis (9/12).

Pada tahun 2038, piramida demografi Indonesia pelan-pelan akan berubah menjadi piramida terbalik. Dalam piramida normal, kondisi tersebut ditopang oleh generasi muda dalam jumlah banyak sehingga mendorong peningkatan middle income yang kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Namun ketika piramida tersebut berubah menjadi piramida terbalik seperti yang terjadi pada Jepang, di mana generasi tuanya menjadi banyak sehingga membuat middle income tertekan dan pada akhirnya generasi mudanya tidak ada. (Itu) tahun 2038, tidak lama lagi," ujar Erick Thohir.

Kondisi Amerika Latin

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan tidak ingin Indonesia mengikuti langkah Amerika Latin yang terus mengalami kemerosotan.

Amerika Latin adalah satu kawasan yang diprediksi pertumbuhannya luar biasa, tetapi pertumbuhan tersebut tidak juga diikuti dengan komitmen bersama sebagai sebuah negara dan juga tentu seluruh kekuatan individu yang ada di negara tersebut.

Pada akhirnya ketika terjadi bonus demografi tidak ada investasi baru, dalam arti tidak membangun ekosistem yang sehat, pabrik modern dan juga sumber daya manusianya yang tertinggal serta tidak ada juga penguatan riset dan pengembangan atau R&D. Itu yang semua pihak lihat bagaimana Amerika Latin terus merosot, katanya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP