Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuaca buruk bikin target produksi garam tak tercapai

Cuaca buruk bikin target produksi garam tak tercapai garam. ©2012 myclfree.com

Merdeka.com - Produksi garam nasional tahun ini diprediksi akan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Di mana, cuaca buruk menjadi penyebab utamanya.

Target produksi garam nasional tahun ini adalah sebesar 3 juta ton dengan target luas lahan produksi 24.000 hektar.

"Masalah utama garam Indonesia, tergantung cuaca. Beda dengan Australia yang punya rock salt. Biasanya (di Indonesia) akhir Juli ini sudah produksi. Saya dengar produksi baru mulai, tapi sedikit sekali. Di Jabar (Jawa Barat) parah, belum bisa mulai produksi," ujar Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman di Jakarta, Jumat (2/9).

Melihat kondisi ini, dia menyarankan pemerintah harus melakukan pembenahan di hulu. Di mana, dengan cara memperbaiki teknologi produktivitas, dan menambah luas lahan.

"Pembenahan di hulu harus tetap dilakukan. Terutama berkaitan dengan luas lahan, teknologi produktivitas, peningkatan mutu. Sehingga pada saat cuaca bagus, bisa stok."

Selain itu, lanjut dia, pemerintah seharusnya tidak alergi untuk melakukan impor garam, khususnya untuk produksi.

"Untuk industri, sebagai bahan baku, harus impor dulu. Yang penting ada nilai tambah di proses produk hilir industri makanan-minuman atau lainnya," tutur Adhi.

Selain itu, menurutnya, Indonesia bisa mencontoh negara maju dan besar yang lebih memikirkan nilai tambah dalam negeri.

"Negara besar dan maju, tidak lagi memikirkan impor atau tidak. Tapi lebih memikirkan adanya nilai tambah dalam negeri dan suplly ke global market," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP