Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

China tawarkan utang Rp 80 T untuk proyek kereta Sumatera & Sulawesi

China tawarkan utang Rp 80 T untuk proyek kereta Sumatera & Sulawesi Perbaikan rel kereta api. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono mengatakan China menawarkan pinjaman sebanyak Rp 80 triliun guna pembiayaan dua megaproyek kereta. Dua proyek itu ialah Trans Sulawesi dan Trans Sumatera.

"Mereka berminat memberikan pinjaman luar negeri untuk dua proyek KA, Trans Sumatera dan Sulawesi, masing-masing sekitar Rp 40 triliun," katanya seperti dilansir Antara, Jakarta, Selasa (17/5).

Prasetyo mengatakan saat ini pihak China masih mempelajari proyek tersebut dengan mengumpulkan studi-studi yang telah dilakukan oleh Kemenhub. "Sekarang akan ditinjau ulang oleh mereka karena memang keperluannya. Mungkin studi-studi itu sudah lebih dari lima tahun, jadi harus dikaji ulang," katanya.

Dia menjelaskan di antara proyek tersebut, sebagian ada yang sudah melalui studi kelaikan (feasibility study) ada pula yang masih belum (pra-fs), sudah ditentukan trase dan ada pula yang sudah dikaji detailed engineering design (DED).

Prasetyo menyebutkan yang sudah tahap DED, di antaranya Trans Sumatera antara Rantau Rapat-Duri-Duri-Pekan Baru.

Dia berharap proses pengkajian oleh China bisa segera selesai dan tidak lebih dari setahun. "Seharusnya untuk bisa ketemu mana yang dia minati sekaligus diberikan pinjaman luar negeri," katanya.

Dia mengatakan peminjaman dana untuk pembiayaan proyek KA tersebut dilatarbelakangi oleh efisiensi biaya karena APBN 2016 dipotong sekitar 10 persen, atau Rp 3 triliun dari Rp 40 triliun.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP