Beda dengan Spekulan, Wapres Tak Masalah Rumah Tangga Stok Minyak Goreng di Dapur

Apalagi stok yang dikumpulkan rumah tangga tidak terlalu banyak. Sementara, spekulan menyimpan minyak goreng dalam jumlah puluhan hingga ribuan ton.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Beda dengan Spekulan, Wapres Tak Masalah Rumah Tangga Stok Minyak Goreng di Dapur
Maruf Amin. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai rumah tangga yang menyimpan atau menyetok minyak goreng untuk konsumsi bukanlah spekulan. Alasannya, stok yang dimiliki hanya untuk keperluan konsumsi, bukan untuk mengganggu ketersediaan minyak goreng di pasaran.

"Saya kira yang membeli buat persiapan di rumahnya bukan menimbun, itu beda (dengan spekulan), ada kriterianya," kata Maruf Amin saat meninjau Stok Beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (11/3).

Apalagi stok yang dikumpulkan rumah tangga tidak terlalu banyak. Sementara, spekulan menyimpan minyak goreng dalam jumlah puluhan hingga ribuan ton.

"Kemampuan simpannya juga berapa sih, tidak masuk kategori penimbunan atau spekulan. Kalau spekulan itu berton-ton," kata dia.

Sehingga Maruf meminta, tidak menyalahkan rumah tangga yang menyimpan minyak goreng dalam jumlah yang terbatas untuk konsumsi.

"Jadi tidak usah khawatir, (rumah tangga) tidak mungkin untuk yang lain (ganggu pasokan minyak goreng), mereka simpan cuma buat konsumsi," ungkapnya.

Warga Diminta Tidak Panic Buying

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengimbau masyarakat untuk tidak memborong minyak goreng secara berlebihan.

"Saya imbau masyarakat agar tidak panic buying. Kalau biasa stok 2 liter, jangan beli 2 karton," katanya di lokasi yang sama.

Sebab hal itu hanya akan membuat minyak goreng habis di pasaran. Sedangkan kapasitas produksi minyak goreng tetap sama setiap harinya.

"Kapasitas produksinya tidak banyak, kalau membeli dalam jumlah banyak bikin stok habis di pasar," kata dia.

Dia menyebut, meski terjadi kelangkaan minyak goreng di pasaran namun di setiap rumah pasti masih ada. "Di rumah tangga kita minyak ada, jadi ini cepat-cepatan belinya," kata dia.

Rekomendasi