Arcandra akui produksi kilang Balikpapan anjlok akibat kebocoran pipa
Merdeka.com - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengakui produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) fasilitas pengolahan minyak (kilang) Balikpapan Kalimantan Timur sempat mengalami penurunan, akibat kebocoran pipa pemasok minyak mentah. Ini terjadi karena pasokan minyak mentahnya mengalami penurunan.
"Yang lost itu production kilang Balikpapan jadi drop, turun. Karena kilangnya kan suplainya turun, produksi kilangnya bukan lost-nya," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (5/4).
Kapasitas produksi kilang Balikpapan secara normal sekitar 200 ribu barel, akibat terganggunya pasokan minyak mentah karena pipa yang bocor membuat produksi kilang menurun. Namun Arcandra belum bisa menyebutkan penurunannya.
"Produksi kilang 200 ribuan, karena suplainya terganggu, produksi kilang (input crudenya terganggu)," tutur Arcandra.
Arcandra belum bisa memastikan akan ada tambahan impor BBM untuk menutupi kekurangan produksi kilan Balikpapan. Saat ini pipa yang mengalami kebocoran sudah perbaiki, diganti dengan ukuran yang lebih kecil dari sebelumnya 20 inchi menjadi 16 inch.
"Agak lebih kecil ya kan sebelumnya 20 inch jadi 16 inch, jadi agak sedikit berkurang," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya