Grosiraja Targetkan 10 Juta Pengguna Aktif di Akhir Tahun 2021
Merdeka.com - CEO Grosiraja, Albern menyebut bahwa pengguna aktif platformnya itu telah mencapai 6 juta. Di akhir tahun 2021, dia menargetkan terjadi kenaikan pengguna aktif menjadi 10 juta. Untuk mengejar targetnya itu, Grosiraja akan lebih fokus terhadap peningkatan pelayanan, seperti kemudahan penggunaan aplikasi, kecepatan pengiriman, serta kualitas produk yang ditingkatkan.
"Dengan begitu, kita harapkan target 10 juta pengguna pada akhir tahun ini bisa tercapai," kata Albern dalam keterangannya, Jumat (10/9).
Lebih lanjut Albern mengungkapkan dengan tingginya pedagang online baru maka Grosiraja merasa perlu untuk memberikan edukasi kepada para pebisnis online, terutama mitra seller Grosiraja agar terus meningkatkan kemampuan dalam berbisnis online.
Hal ini senada dengan pernyataan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki yang menyatakan terjadi lonjakan akun baru di e-commerce yang menjual berbagai produk. Lonjakannya, kata dia, mencapai 250 persen.
Pada kesempatan yang berbeda, Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, nilai transaksi e-commerce di tahun ini bisa mencapai Rp 395 triliun, atau tumbuh 48,4 persen year on year.
Padahal sebelumnya, BI memperkirakan total nilai e-commerce di akhir tahun 2021 sebesar Rp 370 triliun, atau tumbuh 39,1 persen year on year. Itu pun lebih tinggi dari ramalan sebelumnya yang sebesar Rp 330,7 triliun atau tumbuh 33,2 persen.
"Sejauh ini edukasi terhadap Mitra Seller sangat efektif memberikan wawasan terhadap mitra kami agar mampu bertahan dan berkembang ditengah banyak sekali pedagang online yang bermunculan," jelas Albern.
Sebelumnya, Albern juga sempat mengatakan terkait target mitra pedagang yang bergabung di platformnya. Ia berharap, mitra buyer aktif Grosiraja mencapai angka 20.000 pada akhir tahun ini. Grosiraja merupakan aplikasi grosir untuk business to business (B2B). (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya