Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Google Glass merusak mata? Bohong!

Google Glass merusak mata? Bohong! Google Glass. © Facebook.com

Merdeka.com - Sempat dikabarkan bahwa efek samping dari pemakaian Google Glass dapat menyebabkan perkembangan penglihatan akan terhambat dan akhirnya merusak mata, kini pernyataan itu dibantah oleh seorang dokter.

Dikutip dari Gizmodo (3/5), pernyataan Google untuk melarang anak di bawah umur 13 tahun untuk menggunakan Google Glass karena alasan kesehatan, ternyata hal itu dibantah oleh Dr. Jim Sheedy, Direktur Riset Optometric di Pacific College of Optometry.

Sheedy mengatakan bahwa larangan Google tersebut sama sekali tidak beralasan.

"Saya sama sekali tidak melihat ancaman kacamata pintar terhadap kondisi anak di bawah usia 13 tahun," ujar Sheedy.

Pihaknya juga menambahkan bahwa larangan yang dilontarkan Google terkait anak di bawah umur 13 tahun dilarang menggunakan Google Glass tersebut mungkin hanya karena alasan hukum. Seperti diketahui, penggunaan Google Glass kemungkinan akan disalahgunakan oleh beberapa kalangan pengguna yang tidak bertanggung jawab.

Ditambah lagi, pengguna Google Glass tidak akan selalu memusatkan pandangannya pada layar kecil kacamata pintar tersebut, karena kacamata yang rencananya akan dipasarkan bulan Mei ini dilengkapi dengan perintah suara.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP