2014, empat layanan CDMA bakal mati

Reporter : Arif Pitoyo | Jumat, 27 Desember 2013 08:32




2014, empat layanan CDMA bakal mati
CDMA. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir sudah tak ada lagi penambahan jumlah pelanggan, ditambah dengan tak ada lagi penambahan jaringan dan kegiatan pemasaran, maka tiga layanan fixed wireless access (FWA) berteknologi CDMA diprediksi mati tahun depan.

Keempat layanan tersebut adalah Flexi, StarOne, Hepi, dan Esia. Pada layanan Flexi, Telkom ternyata tak kuasa menahan penurunan jumlah pelanggannya, hingga BUMN telekomunikasi itu memiliki rencana memigrasikan layanan FWA tersebut ke seluler (Telkomsel).

Hal yang sama juga terjadi pada StarOne, yang pelanggannya tinggal tersisa 3.000 nomor saja, dan itu pun tidak semuanya aktif. Indosat juga sudah menghentikan pembangunan jaringan untuk StarOne sudah lama.

Adapun, Hepi milik Smartfren, sejak awal memang sudah seperti anak tiri saja, hingga tak pernah sekalipun disinggung soal pemasaran dan promosinya. Wajar saja, karena lisensi Hepi pun diberikan hanya sebagai kompensasi pemindahan Flexi dan StarOne ke pita 800MHz.

Sedangkan Esia, sejumlah BTS-nya di daerah bahkan sudah dicabut oleh penyedia menara, dan tidak ada lagi penambahan jaringan baru, sehingga langkahnya yang sudah gontai makin limbung.

Esia terlihat butuh operator untuk untuk mengakuisisinya, sama seperti yang dialami Axis guna menutupi hutangnya yang statusnya sudah turun jadi default karena gagal bayar.

Jangankan untuk membayar hutang, untuk membuatnya masih bertahan saja sudah sangat sulit, selain kerugian yang mencapai Rp 1,5 triliun kuartal III tahun ini, pelanggannya pun terus menurun dan hanya menyisakan 11,6 juta nomor, dan tentunya, tidak semuanya merupakan pelanggan aktif.

Esia juga gagal mendapatkan lisensi seluler. Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, gagalnya Esia karena belum menyelesaikan sejumlah kewajibannya kepada pemerintah. Padahal, bila sudah mendapatkan seluler, jalan melompat ke LTE terbuka lebar.

Dulu, tarif murah selalu menjadi andalan operator FWA CDMA, meski sinyalnya buruk. Namun sekarang, tarif GSM pun sudah setara dengan CDMA, dan tentunya, dengan sinyal dan jangkauan yang lebih baik.

Kondisi layanan seluler dari Smartfren jauh lebih baik. Karena jumlah pelanggannya terus tumbuh, melalui strategi memasarkan smartphone CDMA sendiri. Jumlah pelanggan Smartfren adalah sebanyak 12,5 juta orang, yang mana 4,1 juta diantaranya merupakan pelanggan data.

Namun, Smartfren juga tidak bisa bertahan lebih lama, karena CDMA tidak akan berkembang, apalagi tak ada lagi vendor telekomunikasi yang mau memproduksi perangkat CDMA. Jalan satu-satunya adalah segera bermigrasi ke LTE meskipun untuk itu butuh biaya besar.

Baca juga:
Pembukaan DNI jaringan tetap 65 persen dinilai tidak urgent
7 Peristiwa penting industri telekomunikasi di 2013
84 Menara telekomunikasi di Kutai Timur ilegal
Pasang surut langkah 5 operator seluler Indonesia di tahun 2013
Esia dari Bakrie Telecom tinggal menunggu hari saja

[ega]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Telco

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Terlibat politik praktis, Komjen Budi Gunawan dilaporkan ke Propam
  • Klaim pengurusnya yang sah, SDA ngaku berhak atas Kantor PPP Jatim
  • Sudah seminggu, calon Dirjen Pajak Sigit absen masuk kantor
  • Begal motor di Jatiuwung tusuk korbannya hingga tewas
  • Ultah Olga Syahputra, keluarga ajak salat bersama
  • Lagi tren, batu akik rencananya jadi souvenir Asian Games 2018
  • Razia swalayan di Kelapa Gading, BPOM sita 17 dus apel asal Amerika
  • Tidak punya gedung sendiri, Kepala BNPT curhat ke DPR
  • PDIP ngaku dipersulit orang Istana bertemu Jokowi
  • Akrabnya Prabowo dan Jokowi, bercanda serta tertawa bersama
  • SHOW MORE