Pesta Piala Dunia 2022 di Qatar akan segera berakhir. Upacara penutupan alias closing ceremony sesaat lagi digelar di Stadion Lusail Ikonik, mulai pukul 20.30 WIB.
Dilansir FIFA melalui laman resminya, upacara penutupan Piala Dunia 2022 digelar sebelum laga final Argentina vs Prancis. Sejumlah penonton pun telah dipersilakan masuk ke stadion sejak pukul 18.00 WIB.
Seperti pada pembukaan, Minggu (20/11) lalu, sejumlah artis ternama bakal kembali tampil untuk memeriahkan penutupan Piala Dunia 2022. Upacara penutupan kali ini bertema "A Night to Remember".
Pesta penutupan Piala Dunia tahun ini juga bakal diisi rangkaian musik dan puisi. Termasuk tentunya lagu resmi (soundtrack) Piala Dunia 2022 Qatar akan dimainkan pula dalam acara ini.
Advertisement
Rencananya, deretan artis yang akan tampil langsung di hadapan penonton, antara lain Davido (musisi Nigeria-Amerika) dan Aisha (Qatar) akan menyanyikan '(Hayya Hayya) Better Together'.
Selanjutnya akan ada Ozuna dan Gims akan membawakan 'Arhbo'. Lalu ada juga penampilan Nora Fatehi, musisi Kanada-Maroko siap mengguncang panggung penutupan Piala Dunia 2022.
Bukan cuma itu, penyanyi Shakira dan Jennifer Lopez juga dilaporkan akan tampil dalam tayangan video. Panitia menjanjikan pesta penutupan yang meriah dan berkesan bakal tersaji pada hari terakhir Piala Dunia 2022.
"Para penggemar harus bersiap untuk duduk pada pukul 16.30 waktu setempat agar tidak melewatkan upacara penutupan yang menakjubkan yang menjanjikan kenangan abadi dari 88.000 penonton yang diharapkan di Stadion Lusail," tulis FIFA, Minggu (18/12).
Setelah 63 pertandingan dan satu bulan aksi mendebarkan di lapangan, duel Argentina vs Prancis menjadi partai puncak Piala Dunia 2022. Kedua tim terbaik itu bakal memperebutkan gelar juara dunia tahun ini.
Pertandingan final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis ini diwarnai banyak misi dari kedua tim. Bukan cuma sekadar mengincar gelar juara, Albiceleste dan Les Bleus juga ingin mengukir rekor baru dari turnamen sepak bola terakbar empat tahunan ini.
Advertisement
Argentina telah memiliki dua trofi Piala Dunia, tetapi terakhir kali mereka mengangkat piala pada 1986. Tentu ini menjadi kesempatan Lionel Messi dkk untuk mengakhiri puasa tim negaranya memenangkan Piala Dunia setelah 36 tahun.
Di sisi lain, skuad Argentina kali ini memiliki motivasi besar ingin membantu Lionel Messi merengkuh trofi prestisius tersebut. Pasalnya, Piala Dunia edisi kali ini kemungkinan akan menjadi yang terakhir bagi peraih gelar Ballon d'Or tujuh kali itu.
Sementara itu Prancis punya ambisi mengejar rekor mempertahankan juara seperti yang pernah ditorehkan Brasil dan Italia. Pada Piala Dunia edisi sebelumnya, 2018, Prancis yang ditukangi Didier Deschamps dan juga diperkuat Kylian Mbappe sukses merebut gelar juara.
Keduanya juga sama-sama telah mengoleksi dua gelar juara Piala Dunia. Pemenang pertandingan ini akan membuat Argentina atau Prancis meraih bintang ketiga yang akan menempel pada jersey mereka.