Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan budidaya racun kalajengking salah satu bisnis yang menjanjikan. Pasalnya harga satu liter racun kalajengking bisa mencapai ratusan miliar.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggy Sudjana mengatakan budidaya kalajengking cukup berisiko. Bisa saja sebelum racun berhasil diambil, hewan itu bisa mematuk lebih dulu.
"Itu kan diambil racunnya. Kalau sebelum ambil racun dipatuk dulu kita gimana? Berarti Jokowi meracuni rakyatnya lewat kalajengking. Jokowi istigfar lah. Itu saya kira keliru itu. Tapi kita maafkan lah mungkin dia enggak tahu," kata Eggy di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).
Berdasarkan pernyataan Jokowi, satu liter racun kalajengking bisa menghasilkan uang sebesar Rp 147 miliar. Tapi, kata Eggy, untuk satu liter racun kalajengking harus menangkap 2 juta ekor kalajengking.
"Jadi kalau dihitung Rp 4 triliun hutang Indonesia itu dibutuhkan 28 miliar (ekor) kalejengking. Ngambilnya dimane? Ternaknya bagimana?" cetusnya.
Ia juga mengatakan apa yang disampaikan Jokowi itu bukan gagasan yang kreatif. Melainkan membahayakan rakyat.
"Enggak benar itu. Rakyat kok disuruh kena racun," tutupnya.