Sandiaga sebut Bahlil Lahadalia bakal jadi menteri jika Prabowo terpilih
Merdeka.com - Direktur Bidang Milenial Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Bahlil Lahadalia menyindir Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno soal gayanya yang sering memperagakan jurus bak burung bangau. Bahlil melihat gaya tersebut bukan merupakan pesan yang tidak dibutuhkan milenial.
Sandiaga mengatakan, bahwa Bahlil merupakan juniornya saat di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dulu. Sehingga dia menghormati Bahlil sebagai koleganya.
"Bahlil junior saya. Saya yang lantik beliau waktu mau jadi ketua HIPMI di Papua, saya yang lantik. Dia sekarang maju bisnisnya. Dan hormat saya sama beliau," katanya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10).
"Tapi sampaikan sama beliau, sebagai senior saya tidak akan komentari hal hal yang negatif karena hal negatif di kasih negatif nanti tambah negatif," sambungnya.
Padahal, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, jika Prabowo Subianto jadi presiden, Bahlil akan dijadikan menteri di kabinetnya.
"Khusus buat Bang Bahlil saya cinta sama dia. Sebetulnya kalau yang menang Pak Prabowo atau Pak Jokowi dia bakal jadi menteri juga tapi jangan saling menyerang gitu loh. Tulis itu," tegas Sandiaga.
Sebelumnya, Direktur Bidang Milenial Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Bahlil Lahadalia mengatakan, apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada pertemuan IMF-Bank Dunia, yang menganalogikan dengan serial televisi Game of Thrones, jelas mudah dicerna oleh kalangan muda atau milenial.
"Sambutan Pak Jokowi di Bali milenial banget, pikirannya besar tapi dibingkai dengan suatu contoh Game of Thrones. Dia merangkul dan langsung perubahan analogi biar gampang untuk dicerna," ucap Bahlil di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (12/10/2018).
Dia menegaskan, anak muda itu tak mau terlalu pusing. Karenanya harus bisa menyampaikan pesan yang lugas. Bukan bergaya bak bangau.
"Bukan gambar-gambar begini. Gambar lebay (gaya burung bangau) menurut saya. Itu gambar waktu saya di SD, di kampung. Kalau muncul sekarang, mungkin masa kecil kurang bahagia. Jadi saya enggak tahu itu siapa," ungkap Bahlil.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya