Anggota Komisi III Fraksi PPP Hasrul Azhar menyindir buku baru Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly yang berjudul 'Membangun hukum dan HAM dengan pasti'. Menurutnya Yasonna harus membuat buku kedua soal sengketa internal PPP dan Golkar. "Buku kedua nanti kalau bisa soal bagaimana bapak mampu menyelesaikan konflik parpol. Bagaimana merekayasanya. Sekaligus bagaimana solusi menyelesaikannya," kata Hazrul dalam Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Menkum HAM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2). Ketua Fraksi PPP ini mengingat argumen BJ Habibie di Rapimnas Golkar. Menurut Habibie, hadirnya Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna dalam agenda Golkar tersebut karena diutus Presiden Jokowi. Maka dari itu dia merasa aneh dengan campur tangan pemerintah. "Harusnya bapak mengutip Pak Habibie dalam buku kedua, Pak Habibie bilang, 'Saya adalah mantan pimpinan negara. Saya tahu kalau Pak Luhut dan Yasonna kemari itu atas izin presiden,'" tuturnya. Politikus PPP kubu Romahurmuziy (Romi) ini mengakui bahwa dirinya dari partai kecil yang bukan penguasa. Dia juga menyampaikan dalam waktu dekat ada upaya merekatkan kedua kubu PPP lagi. "Kami tanggal 5 nanti ada roadshow islah, itu harus masuk buku juga," pungkasnya.
PPP sindir Menkum HAM: Besok bikin buku soal rekayasa konflik parpol
PPP menyindir buku baru Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly yang berjudul 'Membangun hukum dan HAM dengan pasti'.
Advertisement
Rekomendasi