NasDem tak lihat indikasi PKB bakal tinggalkan Jokowi

Ketua DPP NasDem, Taufik Basari mengatakan, berdasarkan pertemuan terakhir pimpinan partai pendukung dengan Jokowi, disepakati dukungan tetap solid siapapun cawapres yang nanti dipilih.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
NasDem tak lihat indikasi PKB bakal tinggalkan Jokowi
Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Partai NasDem merasa yakin koalisi Joko Widodo yang terdiri dari enam partai solid di Pilpres 2019. Meskipun, sejumlah partai pendukung mengusung kadernya untuk jadi cawapres Jokowi.

Ketua DPP NasDem, Taufik Basari mengatakan, berdasarkan pertemuan terakhir pimpinan partai pendukung dengan Jokowi, disepakati dukungan tetap solid siapapun cawapres yang nanti dipilih.

Oleh karena itu, Taufik yakin koalisi partai pendukung Jokowi tetap solid, termasuk PKB, mendukung siapapun yang nanti dipilih menjadi cawapres.

"Kita ada kesepakatan bahwa siapapun yang akan menjadi cawapres kita akan mendukung, termasuk PKB," kata Taufik kepada wartawan, Senin (6/8).

Teranyar, pengurus PBNU KH Najib Abdul Qodir memberi ultimatum dua hari kepada Jokowi. Dia berharap, Jokowi memberikan kepastian kepada nasib Cak Imin yang dijagokan sebagai cawapres oleh PKB dan PBNU.

Menurut Taufik, partai pendukung Jokowi semakin solid. Sejumlah pertemuan digelar Jokowi bersama ketua umum partai pendukung dan sekretaris jenderal untuk mematangkan nama cawapres hingga menyusun strategi pemenangan.

"Kita semakin solid dan saya tidak melihat indikasi bahwa PKB akan meninggalkan koalisi Pak Jokowi ini," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wasekjen PKB Jazilul Fawaid menekankan, pandangan dari PBNU segaris dengan apa yang diinginkan oleh PKB. Hal ini menanggapi ultimatum PBNU kepada Jokowi.

"PKB, para kiai dan PBNU satu kata dan satu barisan mengawal Cak Imin menjadi cawapres Pak Jokowi," kata Jazilul kepada merdeka.com, Senin (6/8).

Meski pendaftaran capres dan cawapres di KPU ditutup pada 10 Agustus 2018 nanti, PKB tetap optimis Jokowi bakal memilih Cak Imin. Jazilul tak menjawab kemungkinan dibentuk poros ketiga apabila Jokowi tak memilih Cak Imin.

Hanya saja, menurut anggota DPR dari Fraksi PKB ini, saat ini partainya tetap akan fokus memenangkan Jokowi-Muhaimin alias JOIN yang telah dideklarasikan dan dibentuk relawan di sejumlah wilayah.

"PKB fokus JOIN Jokowi-Cak Imin. Kami yakin takdir Allah, akan ada jalan terbaik bagi Cak Imin," kata Jazilul lagi.

Rekomendasi