Mampukah Sohibul Iman kembalikan citra PKS sebagai partai dakwah?

Presiden PKS Sohibul Imam dianggap mengembalikan citra PKS sebagai partai Islam.

Ferrika Lukmana Sari
Oleh Ferrika Lukmana Sari - Reporter
Mampukah Sohibul Iman kembalikan citra PKS sebagai partai dakwah?
sohibul iman. ©pks.co.id

Terpilihnya Muhammad Sohibul Iman sebagai Presiden PKS masa bakti 2015-2020 menggantikan Anis Matta, digadang-gadang akan mengembalikan marwah PKS sebagai partai berbasis Islam. Mengingat, beberapa kader PKS itu terseret kasus korupsi.Pengamat politik Arya Fernandes menilai, gaya kepemimpinan Sohibul dapat menutup citra buruk dilekatkan kepada PKS akhir-akhir ini. Sebab, menurut dia, Sohibul adalah sosok moderat yang akan menguatkan partai ke dalam dan ke luar. Lantaran, bagi Arya, Shoibul sebagai orang yang lentur dan pandai bernegosiasi kepada banyak orang."Ia (Sohibul) sebagai presiden PKS yang moderat sehingga diperlukan partai. Sehingga mampu melakukan negosiasi secara baik di parlemen maupun lingkungan politik lain secara umum, hal ini membuka jaringan partai semakin luas," kata Arya kepada merdeka.com, kemarin.Sohibul kini menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Menurut Arya, adalah perpaduan tepat apabila Sohibul disandingkan dengan Ketua Majelis Syuro PKS yang baru, Salim Segaf Al-Jufri. Dia menilai, Sohibul mampu mengimbangi Salim, yang dikenal sebagai kader ideologis dalam pemahaman islam dan visi partai."Suatu kombinasi yang cukup ideal, presiden partai yang moderat dan Ketua Majelis Syuro yang ideologis. Figur ideologis akan menguatkan internal partai dan visi misi diwakili pak Salim," ujar Arya.Selain dianggap mampu membuat keseimbangan dalam partai, Arya merasa dua sosok itu dapat menarik massa pendukung dari pemilih lama, yang sebelumnya memilih PKS dalam pemilu tahun lalu, dan kini telah beralih ke partai lain. Sohibul yang lahir di Tasikmalaya 49 tahun silam ini juga populer di kalangan dalam PKS, dengan menduduki posisi penting di pemerintahan. Dia juga meraih tiga gelar sarjana dari Jepang. Pengamat politik dari Universitas Paramadina ini juga menyebut Sohibul memiliki rekam jejak bersih dan bebas dari korupsi.

Rekomendasi