Ketum PPP harap aksi 313 tak ganggu Pilgub DKI Jakarta
Merdeka.com - Forum Umat Islam (FUI) dan sejumlah ormas keagamaan menggelar aksi bela Islam siang hari ini. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo segera mencopot Basuki T Purnama dari jabatan Gubernur DKI Jakarta karena telah berstatus terdakwa penistaan agama.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Surabaya, Romahurmuziy (Romi) mengimbau peserta aksi 313 tetap menjaga ketertiban agar tidak mengganggu tahapan putaran kedua Pilgub DKI Jakarta.
"Kita tentu menghormati demo 313, tapi kita berharap tidak mengganggu proses Pilkada DKI Jakarta yang akan digelar dalam waktu hampir 3 pekan lagi," kata Romi saat dikonfirmasi, Jumat (31/3).
Romi berharap aksi 313 berjalan damai tanpa melenceng dari aksi-aksi bela Islam sebelumnya. Terlepas dari itu, PPP menghormati aspirasi pendemo karena hak menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh konstitusi.
"Kita menghormati rekan-rekan yang melakukan demonstrasi, tapi juga jaga hasil demo aksi 411, dan 212, 212 lagi. Jangan sampai aksi demo yang ketiga ini melenceng dari aksi tiga demonstrasi yang sudah berlangsung dengan super damai," imbuhnya.
Kepada pendemo, Romi mengingatkan untuk terus mewaspadai provokasi-provokasi yang bisa berujung kericuhan. Pendemo diminta menjaga kelancaran dan kondusifitas jelang kontestasi Pilgub DKI Jakarta.
"Waspadai kalau ada provokasi-provokasi. Karena setiap berkumpulnya massa dalam jumlah besar selalu memancing yang namanya kemungkinan adanya provokasi. Jaga baik-baik ini supaya tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di Jakarta dan tidak mengganggu kondusifitas Pilkada Jakarta," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya