Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjawab isu ditawarkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Gibran yang ditemui di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (22/7), awalnya senyum-senyum mendengar pertanyaan terkait tawaran menjadi cawapres Prabowo.
Namun, Gibran kemudian menegaskan bahwa tidak ada tawaran tersebut.
"Enggak," kata Gibran singkat.
Kemudian, Gibran enggan menjelaskan lebih lanjut pertanyaan mengenai tawaran menjadi pendamping Prabowo. Ia memilih bungkam.
Selain itu, Gibran juga ditanya kabar bahwa akan pindah ke Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo. Putra sulung Presiden Joko Widodo langsung menjawab tegas.
"Tidak," ujarnya.
Advertisement
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons kabar putra sulungnya yang juga Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres Prabowo Subianto. Kabar perjodohan Gibran dengan Prabowo tersebut sebelumnya dilontarkan netizen di media sosial.
"Pertama Umur. Yang kedua baru dua tahun jadi wali kota," ujar Jokowi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).
Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Andi Gani Nena Wea meyakini Gibran Rakabuming Raka tidak akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Saya tidak meyakini Mas Gibran mengambil itu (cawapres Prabowo). Mas Gibran ingin berproses bertahap, dari wali kota menjadi gubernur. Ada saatnya nanti pasti menjadi pemimpin nasional," kata Andi di Jakarta, Minggu (21/5).
Andi menilai Gibran telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin muda yang potensial. Menurutnya, program kerja dan langkah politik Gibran juga menarik perhatian publik.
Dia mengatakan, Gibran perlu mengelola harapan publik kepadanya secara tepat. Oleh karena itu, menurut Andi, Gibran tidak akan terburu-buru untuk tergiur dengan melakukan lompatan politik terbilang instan. Selain itu, Andi menyebutkan bahwa Gibran memiliki loyalitas sebagai kader PDI Perjuangan.
"Mas Gibran cukup cerdas untuk tidak tergiur cawapres. Beliau masih muda dan banyak waktu untuk menempa diri, berproses dari wali kota kemudian gubernur," kata dia, dilansir dari Antara.