Merdeka.com tersedia di Google Play


Ini 5 pernyataan kontroversial Fahri Hamzah soal KPK

Reporter : Mohamad Taufik | Senin, 13 Mei 2013 07:00

Fahri Hamzah.

5.
Tantang KPK periksa SBY

Merdeka.com - Fahri sempat menantang KPK untuk membekukan Partai Demokrat dan memanggil Presiden SBY. Menurut Fahri, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu jelas dan gamblang ada aliran dana pencucian uang masuk kedalam kongres.

"Adili dulu Partai Demokrat. Dalam persidangan Grup Permai diangkut ke Bandung, sudah ada kesaksian, mobil boks. Sudah bubarin saja dulu Partai Demokrat baru bicara PKS," kata Fahri di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (11/5).

Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah dengan lantang menantang KPK untuk memeriksa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro (Ibas).

"Kalau Anda mau periksa harus SBY dulu, selesai. Karena uang itu jelas mengalirnya, semua sekuriti dan saksi sudah jelas. Bekukan dulu Partai Demokrat melalui pembiayaan kongres, melalui Nazar dan kawan-kawan," tegas Fahri di Kantor DPP PKS.

[mtf]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kasus Korupsi, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kasus Korupsi.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





 

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Mayat bayi tanpa kepala ditemukan di belakang PDAM Tangerang
  • Jokowi bakal deklarasi cawapres besok?
  • Toyota Aygo lebih hemat dibanding LCGC Agya!
  • Aceng Fikri: Ini suara rakyat...masyarakat lebih dewasa
  • Demokrat ngaku jarang disumbang, dana kampanye terpakai Rp 307 M
  • Rumah keluarga Hadi Poernomo di Jakbar dijadikan indekos
  • Pemilik pabrik air zam-zam palsu di Semarang dituntut 3 tahun
  • Dana kampanye Golkar Rp 402 M, kedua terbesar setelah Gerindra
  • 7 Manfaat mengejutkan dari mendengarkan musik
  • PBB dan Gerindra tolak tanda tangan hasil rekapitulasi Jabar
  • SHOW MORE