Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Desmond: Masak saya berharap pada presiden yang tidak saya pilih

Desmond: Masak saya berharap pada presiden yang tidak saya pilih Desmond Junaidi Mahesa. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Politisi Gerindra Desmond Mahesa mengaku tidak berharap apa-apa dengan Pemerintahan Jokowi-JK yang genap satu tahun hari ini. Menurut dia, lemahnya sikap Jokowi dan JK dalam penegakan hukum membuat dia enggan menaruh harapan adanya perbaikan terhadap negeri ini.

"Saya tidak mengharapkan apa-apa. Masak saya berharap pada presiden yang tidak saya pilih," kata Desmond di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10).

Desmond menyoroti pencopotan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso pasca kasus Pelindo II. "Saya tidak harap apa-apa saya cuma menonton. Kalau kita evaluasi penegakan hukum, dalam kasus Pelindo, kenapa kok Budi yang out. Yang bisa outkan (copot) kabareskrim ya presiden kan. Ya ini ada apa?" papar dia.

Rapor merah Jokowi-JK juga dilihat Desmond pada saat revisi UU KPK bergulir. Ketika penolakan masyarakat muncul atas revisi itu, Jokowi, kata dia tidak memiliki sikap yang tegas.

"Ada usul revisi UU KPK. Ada yang protes, dia suruh cabut. Sampai hari ini tidak dicabut. Ada apa dengan Jokowi dengan niat pemberantasan korupsi? Kan enggak jelas," tukasnya.

Penilaian positif penegakan hukum pemerintahan Jokowi-JK oleh Desmond diserahkan kepada masyarakat. "Selama satu tahun penegakan hukum Jokowi-JK, kalau dibilang bagus ya susah dan kalau dibilang jelek ya kamu sendirilah yang nilai," pungkas dia.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP