Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Deklarasi Mantra-Kerta di Pilgub Bali diwarnai panggung mau ambruk

Deklarasi Mantra-Kerta di Pilgub Bali diwarnai panggung mau ambruk deklarasi mantra-kerta di Pilgub Bali. ©2018 Merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Ribuan massa dengan parade budaya dan penari kecak iringi langkah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, IB Rai Dharmawijaya Mantra - I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) menuju kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (9/1).

Sebelum mendaftar ke KPU Bali, satu jam sebelumnya sekitar pukul 13.00 WITA, paket Mantra-Kerta mendeklarasikan di lapangan Niti Mandala Renon yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi Gedung KPU Bali di Jalan Cok Agung Tresna.

Menariknya saat gema menyeruak meneriakan Mantra-Kerta, justru bakal calon wakil gubernur Bali Ketut Sudikerta sempat beranjak dari tempat duduk yang bersebelahan dengan pasangannya yaitu IB Rai Mantra.

Alasannya tak terduga bahkan mengkhawatirkan akan kondisi panggung yang goyang. Hal ini dilontarkan orang dekat Sudikerta.

"Ya bapak tadi hanya mau ngecek kesiapan panggung sudah kuat apa belum, sampean kan tahu pas tadi sampean naik panggung terlihat mau ambruk," tutur seorang pengawal paslon Rai Mantra - Sudikertha yang terburu-buru sambil turun panggung.

Selang 20 menit kemudian, Sudikerta kembali ke panggung dan duduk disebelah Rai Mantra.

Usai deklarasi, parade budaya beleganjur dan penari kecak mengiringi langkah Mantra-Kerta dengan berjalan kaki. Sedikitnya ada 7.000 lebih massa yang dikerahkan dari deklarasi hingga langsung pendaftaran siang ini, Selasa (9/1).

Pasangan calon Gubernur dan wakilnya yang diusung tim koalisi Rayat Bali (KRB) dari partai Golkar, Demokrat, Gerinda, NasDem dan PKS tiba memasuki gedung KPU Bali sekitar pukul 14.10 WITA.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP