Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Boyolali dilaporkan, Ketua DPRD tegaskan aksi demo tak ada muatan politik

Bupati Boyolali dilaporkan, Ketua DPRD tegaskan aksi demo tak ada muatan politik Demo tolak Prabowo di Boyolali. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Tim Advokat Pendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, melaporkan Bupati Boyolali Seno Samodro ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dia dilaporkan atas tuduhan keberpihakan terhadap salah satu pasangan capres dan cawapres. Seno dituding bersikap tak netral karena telah menyerukan kepada masyarakat Boyolali untuk tak memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilu 2019.

Keberpihakan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap salah satu pasangan capres dan cawapres itu dinilai menguntungkan pihak tertentu dan merugikan lainnya. Selain ke Bawaslu, Seno Samodro juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena telah melontarkan kalimat-kalimat umpatan yang dinilai menghina Prabowo.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boyolali, Paryanto telah mendengar kabar tersebut. Pria yang juga koordinator aksi demonstrasi warga Boyolali itu masih menunggu respons dari Bawaslu dan Mabes Polri.

"Saya sudah mendengar ada laporan ke kepolisian dan Bawaslu. Sikap kita masih menunggu respon Bawaslu dan kepolisian sebagai pihak yang dilapori oleh tim Advokat Pendukung Prabowo," ujar Paryanto saat ditemui wartawan, Selasa (6/11).

Paryanto menyampaikan, pihaknya akan mengambil menghormati dan mengikuti prosedur serta regulasi yang ada. Dia mencontohkan saat menggelar demonstrasi, Seno Samodro hadir sebagai bupati, sebagai wakil masyarakat dan tokoh masyarakat.

"Bahkan saya juga disebut sebagai Ketua DPRD dan sebagainya. Tidak kami pungkiri karena kami hadir dimanapun ya tergantung dalam momen acara itu. Kami atas nama wakil rakyat," ucapnya.

Paryanto menegaskan bahwa aksi demonstrasi itu sebagai bentuk nyata gerakan masyarakat menyikapi pidato Prabowo yang telah menyinggung dan melukai hati serta harga diri masyarakat Boyolali. Menurutnya, aksi tersebut sebagai reaksi spontan masyarakat.

"Kami memang ikut di dalamnya atas nama wakil rakyat. Ketika masyarakat seperti itu kami harus bisa melihat di lapangan. Sehingga yang perlu kami garis bawahi adalah kegiatan itu murni tidak ada muatan politik apapun," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP