Wapres Minta Akademisi & Cendekiawan Berperan Aktif Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Ma'ruf menambahkan, menurut para ulama, menjaga diri dari bahaya wabah hukumnya wajib. Sehingga bila kita menjaga satu sama lain, katanya, diharapkan pandemi bisa dikendalikan sehingga sosial dan ekonomi akan berjalan lebih baik.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Wapres Minta Akademisi & Cendekiawan Berperan Aktif Sosialisasi Prokes ke Masyarakat
Wapres Maruf Amin beri sambutan merdeka award 2021. ©2021 Merdeka.com

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, meminta akademisi dan cendekiawan berperan aktif mensosialisasikan protokol kesehatan. Permintaan tersebut seiring melonjaknya angka kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Saya mendorong para akademisi dan cendekiawan untuk mengambil prakarsa lebih besar dalam mensosialisasikan pentingnya disiplin penerapan protokol Kesehatan, mematuhi PPKM dan mengikuti vaksinasi covid-19," kata Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara the 2nd internasional conference of law and sharia : 'Local Culture, Revelation, and Principle of Moderation in Islamic Law' dalam siaran virtual, Rabu (23/6).

Ma'ruf menambahkan, menurut para ulama, menjaga diri dari bahaya wabah hukumnya wajib. Sehingga bila kita menjaga satu sama lain, katanya, diharapkan pandemi bisa dikendalikan sehingga sosial dan ekonomi akan berjalan lebih baik.

"Pandemi Covid-19 ini dapat dikendalikan sehingga dampak sosial ekonominya segera teratasi. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan inayah-Nya dan meridoi setiap ikhtiar yang kita lakukan," ungkapnya.

Pemerintah melaporkan terdapat 13.668 kasus baru virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Selasa (22/6/2021). Penambahan kasus tersebut, total kasus virus Corona di Tanah Air mencapai 2.018.113.

Penambahan kasus baru itu didapat dari pemeriksaan terhadap 130.630 spesimen dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penambahan kasus positif tertinggi ditemukan di Jawa Barat sebanyak 3.432.

Kemudian, DKI Jakarta menyumbang 3.221 kasus baru Covid-19. Di luar Pulau Jawa, penambahan kasus positif Covid-19 terjadi di Sumatera Utara dengan 298 kasus dan Kalimantan Timur 245 kasus.

Di sisi lain, hanya Provinsi Gorontalo melaporkan tak ada penambahan kasus baru Covid-19. Berikut rincian penambahan 13.668 kasus positif virus corona di Indonesia yang ditemukan di 33 provinsi:

1. Aceh: Tambah Tambah 63 kasus baru Covid-19

2. Sumatera Utara: Tambah 298 kasus baru Covid-19

3. Sumatera Barat: Tambah 188 kasus baru Covid-19

4. Riau: Tambah 224 kasus baru Covid-19

5. Jambi: Tambah 141 kasus baru Covid-19

6. Sumatera Selatan: Tambah 151 kasus baru Covid-19

7. Bengkulu: Tambah 101 kasus baru Covid-19

8. Lampung: Tambah 72 kasus baru Covid-19

9. Bangka Belitung: Tambah 89 kasus baru Covid-19

10. Kepulauan Riau: Tambah 153 baru Covid-19

11. DKI Jakarta: Tambah 3.221 kasus baru Covid-19

12. Jawa Barat: Tambah 3.432 kasus baru Covid-19

13. Jawa Tengah: Tambah 2.439 kasus baru Covid-19

14. D.I Yogyakarta: Tambah 675 kasus baru Covid-19

15. Jawa Timur: Tambah 746 kasus baru Covid-19

16. Banten: Tambah 462 kasus baru Covid-19

17. Bali: Tambah 127 kasus baru Covid-19

18. Nusa Tenggara Barat: Tambah 11 kasus baru Covid-19

19. Nusa Tenggara Timur: Tambah 97 kasus baru Covid-19

20. Kalimantan Barat: Tambah 125 kasus baru Covid-19

21. Kalimantan Tengah: Tambah 135 kasus baru Covid-19

22. Kalimantan Selatan: Tambah 37 kasus Covid-19

23. Kalimantan Timur: Tambah 245 kasus baru Covid-19

24. Kalimantan Utara: Tambah 40 kasus baru Covid-19

25. Sulawesi Utara: Tambah 39 kasus baru Covid-19

26. Sulawesi Tengah: Tambah 23 kasus baru Covid-19

27. Sulawesi Selatan: Tambah 130 kasus baru Covid-19

28. Sulawesi Tenggara: Tambah 64 kasus baru Covid-19

29. Sulawesi Barat: Tambah 3 kasus baru Covid-19

30. Maluku: Tambah 40 kasus baru Covid-19

31. Maluku Utara: Tambah 36 kasus baru Covid-19

32. Papua: Tambah 37 kasus baru Covid-19

33. Papua Barat: Tambah 24 kasus baru Covid-19

Rekomendasi