Dua tukang ojek di Kuta, Bali, ditangkap polisi karena membobol kartu kredit milik turis Rusia. Kedua pelaku, Rahmat Hartono (44) dan Catur Sudarman (35) kini ditahan di Polsek Kuta. "Pelaku mencuri kartu kredit milik korban, lalu digunakan belanja," kata Kapolsek Kuta AKP Gede Ganefo, Selasa (15/5). Korban, Popova Kseniia (30) mengalami kerugian Rp 36 juta.Peristiwa itu berawal saat korban usai menarik uang di ATM Commonwealth, Legian, Kamis (10/5) dinihari. Popova saat itu baru saja dugem di diskotek di kawasan Legian. Usai menarik uang, Popova lalu pergi ke pantai.Rupanya korban tidak sadar sedang diincar pelaku. Saat berjalan di pantai itulah, Rahmat mencuri dompet korban. Apalagi saat itu kondisinya gelap.Rahmat lalu menyerahkan kartu kredit korban kepada Catur. Kedua pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di Kuta itu kemudian menggunakan kartu kredit itu untuk berbelanja di sejumlah toko.Popova baru sadar kartu kreditnya dibobol setelah dihubungi pihak bank terkait penggunaan kartu kredit yang mencapai Rp 36 juta. "Pagi korban lapor, malamnya pelaku sudah tertangkap," ujar Ganefo.Dari hasil pemeriksaan, Catur adalah residivis dalam kasus serupa dan pernah dipenjara enam bulan. "Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan," kata Ganefo.
Tukang ojek bobol kartu kredit WN Rusia Rp 36 juta
Kedua pelaku menggunakan kartu kredit itu untuk berbelanja di sejumlah toko hingga Rp 36 juta.
Advertisement
Rekomendasi