Dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara, Menpora Imam Nahrawi meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tinju sekaligus menyaksikan Kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup 2 di Komplek Lapangan KONI Manado, Sulut, Selasa (3/7). Ia pun langsung disambut Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina), Brigjen Pol Johni Asadoma.
Setibanya di lokasi, Menpora pun langsung menghampiri para atlet tinju yang tengah berlatih. Ia menyalami satu persatu para atlet dan menanyakan bagaimana kabar selama menjalani Pelatnas.
Sementara itu, Johni menjelaskan bahwa skuad Pelatnas tinju Indonesia untuk Asian Games saat ini terbagi dua. "Tim merah Pelatnas Asian Games berangkat ke Bangkok mengikuti kejuaraan Internasional Thailand open di Bangkok pada tanggal 30 Juni sampai tanggal 7 Juli, dan Tim Putih Pelatnas Asian Games mengikuti kejuaraan di sini," jelasnya.
Kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup 2 sendiri diikuti 11 negara seperti Australia, Jepang, Jordan, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Langka, Thailand, Chinese Taipei, Vietnam dan Indonesia.
Tim Pelatnas yang akan diterjunkan di antaranya, untuk Tim Putra akan turun Ingatan Ilahi di kelas 49 Kg, Jekri Riwu, kelas 60 Kg, Gregorius, kelas 64 Kg dan Saputra Samada di kelas 69 Kg. Sementara untuk Tim Putri, akan turun Aldriani Beatricx Suguro di kelas 51 Kg, Ainun Azisah, Kelas 51 Kg, Christina Warwam Jembav, kelas 57 Kg dan Huswatun Hasana di kelas 60 Kg.
Menpora mengatakan saat ini dirinya terus memantau bagaimana perkembangan atlet Pelatnas di Indonesia. "Dan saya senang pelatnas tinju di Manado ini langsung diawasi oleh Ketumnya yang juga sebagai Wakapolda Sulut. Saya harap dari tinju sendiri bisa menyumbangkan satu emas sesuai target," kata Menpora yang sempat menjajal sparing di atas ring melawan Ketum Pertina.