Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyambangi Menko Polhukam Wiranto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (23/4). Ada dua hal yang dibahas olehnya saat bertemu dengan Wiranto.
"Hanya dua poin yang diarahkan oleh Pak Menko. Pertama, persiapan menghadapi bulan puasa dan lebaran. Untuk pengamanan yang harus dan sebagainya. Kita harus siapkan dari sekarang. Karena bulan puasa tinggal 3 minggu lagi. Itu kita harus antisipasi," ucap Syafruddin di kantor Menko, Jakarta, Senin (23/4/2018).
Untuk hal kedua, dia mengaku membahas pengamanan pengamanan aksi yang digelar oleh para buruh di tiap Hari Buruh Dunia atau May Day.
"Kemudian (membahas) pengamanan May Day nanti 1 Mei. Hanya 2 topik," jelas Syafruddin.
Untuk May Day sendiri, lanjut dia, tak ada pengamanan khusus. Sebab, dia mengatakan aksi para buruh tak ada yang dapat dikhawatirkan.
"Rutin saja. Ini kan namanya hari ulang tahun (May Day) ya. Jadi bukan sesuatu yang mengkhawatirkan," tutur Syafruddin.
Sementara itu, dia mengatakan sampai saat ini belum mendapat data terkait jumlah massa yang akan terlibat dalam May Day.
"Belum masuk izinnya jumlahnya berapa. Tapi kita sudah menyiapkan secara rutin. Itu saja. Karena ini kan semacam peringatan, celebration. Saya rasa banyak hal. Bukan hanya demo, bukan hanya itu. Tapi ada juga tempat-tempat lain, bervariasi," ucap Syafruddin.
Dia juga menjelaskan, belum memastikan titik massa berkumpul. Semuanya menunggu izin dari pihak yang ingin mengadakan acara di May Day.
"Ya kita tunggu izin mereka seperti apa," jelas Syafruddin.
Meski demikian, dia menuturkan, meminta sejumlah aparat Kepolisian untuk selalu bersiap. Khususnya di Jabodetabek.
"(Bersiap) Polda Metro kalau di Jakarta, Polda Jabar kalau di Jabar. Polda Banten kalau di Banten," tukas Syafruddin.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com