Teliti Varian, Sampel 20 WN Vietnam yang Positif Covid-19 Dibawa ke Jakarta

20 Anak buah kapal (ABK) MV VTO asal Vietnam dinyatakan positif Covid-19 saat bersandar di Samarinda. Khawatir varian Omicron, sampel virus tersebut dibawa ke laboratorium Kemenkes di Jakarta untuk diperiksa.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Teliti Varian, Sampel 20 WN Vietnam yang Positif Covid-19 Dibawa ke Jakarta
Layanan Swab Keliling Gratis Puskesmas Kecamatan Menteng. ©2021 Liputan6.com/Faizal Fanani

20 Anak buah kapal (ABK) MV VTO asal Vietnam dinyatakan positif Covid-19 saat bersandar di Samarinda. Khawatir varian Omicron, sampel virus tersebut dibawa ke laboratorium Kemenkes di Jakarta untuk diperiksa.

Di Samarinda sendiri, per Kamis (9/12), belum ada penambahan kasus Covid-19, selain dari 20 ABK dari Vietnam tersebut.

Semua tracing kontak sudah dilakukan dengan hasil negatif. Dua dari 20 ABK yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD AW Sjachranie Samarinda. Keduanya sedang berada dalam pengawasan medis.

"Soal varian apa, tim Dinkes Kalimantan Timur mengambil sampel WGS (whole-genome sequencing) untuk membuktikan itu masuk varian apa. Tidak bisa diperiksa di Samarinda, melainkan dikirim ke Jakarta. Mudah-mudahan tidak masuk varian baru (Omicron)," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda Solihin, dalam penjelasan resmi di kantornya, Jumat (10/12).

Kedua ABK yang dirawat sejak Rabu (8/12) dan Kamis (9/12) itu adalah laki-laki usia 44 tahun dan 32 tahun dengan gejala sesak nafas, dan saturasi oksigen di bawah 90 persen.

Solihin menerangkan, dari 22 ABK termasuk kapten kapal itu, hanya dua ABK yang sudah divaksinasi Covid-19.

"Dari 22 ABK, yang divaksinasi baru dua orang, yang dosis lengkap baru satu orang," ujar Solihin merespons merdeka.com saat sesi tanya jawab.

Kronologi

Solihin kembali memastikan, kapal itu berlayar dari Vietnam tujuan Muara Berau untuk memuat batubara. Hanya saja sesuai tupoksi, KKP lebih dulu melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum memulai pemuatan batubara.

"Tidak tujuan ke Samarinda. Tujuannya ke Muara Berau (perairan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur)," terang Solihin.

Di kesempatan yang sama, Kabid Pengendalian dan Pembatasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Setyo Basuki menyatakan, sampel WGS akan dikirim ke Kemenkes pada hari Sabtu (11/12) besok.

"Dari kemarin sudah siap. Hari ini tidak ada kargo. Ini masalah transportasi. Sampel ini kan tidak bisa dikirim lewat alat angkut penumpang melainkan harus dengan kargo. Jadi besok baru dikirim," kata Basuki.

Diberitakan sebelumnya, kapal MV VTO berbendera Vietnam dengan 22 ABK Vietnam, dilarang melakukan pemuatan batubara di Muara Berau lantaran 20 dari 22 ABK positif Corona dari tes PCR pada 7 Desember 2021.

Rekomendasi