Sudah direvitalisasi, Lapangan Gasibu akan dipakai upacara HUT RI

Perbaikan Lapangan Gasibu menghabiskan Rp 9,5 miliar dana APBD Pemprov Jabar.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Sudah direvitalisasi, Lapangan Gasibu akan dipakai upacara HUT RI
Lapangan Gasibu diperbaiki. ©2016 Merdeka.com

Lapangan Gasibu yang biasa digunakan sebagai tempat untuk upacara hari kemerdekaan Indonesia, bisa kembali digunakan pada Rabu 17 Agustus mendatang. Secara fungsional lapangan yang berada tepat di depan Gedung Sate itu pengerjaannya sudah mencapai 60 persen."Jadi lapangan akan dibuka untuk 17 Agustus. Upacara (bendera) pagi dan sore. Juga akan dibuka untuk HUT Jabar (19 Agustus). Akan ada apel besar PNS (di Lapangan Gasibu)," kata Sekda Jabar Iwa Karniwa usai meninjau Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (15/8).Pengerjaan Lapangan Gasibu sendiri kata dia, hanya bagian kecil yang belum tuntas. Jika melihat di lapangan ditambah kondisi cuaca yang baik, September nanti lapangan tersebut sudah bisa rampung sepenuhnya.Kepala Bidang Pemukiman Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jabar Boy Iman Nugraha mengatakan, saat ini pengerjaan perbaikan lapang gasibu tinggal beberapa tahap yang harus dilakukan. "Salah satunya hanya tahap kelistrikan saja," kata Boy di tempat yang sama. Selain itu, air mancur segera menyusul untuk menambah kemegahan lapangan tersebut. Menurutnya, air mancur ini akan memiliki dua kolam dan 62 titik semprot (nozle).Selain menyemprotkan air dengan berbagai ketinggian dan arah, air mancur ini akan dilengkapi lampu yang memberi efek warna pada air. "Sisi warna lebih banyak," katanya.Gerakan air mancur ini akan disesuaikan dengan irama musik yang diputar. "Air mancur ini teknologinya dari Jerman. Memerlukan daya listrik 60 ribu watt," ujarnya.Selain air mancur, Gasibu akan dikembalikan fungsinya sebagai sarana olah raga bagi masyarakat. Pihaknya akan menyediakan lintasan lari yang menggunakan bahan elastis, tartan.Gasibu pun, lanjutnya, akan menjadi kawasan resapan air yang diharapkan bisa menambah cadangan air tanah saat musim hujan. "Jadi ini sudah zero run off. Air yang masuk di-filter dengan daya tampung enam kubik. Air itu nantinya digunakan untuk menyiram seluruh tanaman di sini (Gasibu), juga untuk air mancur. Selebihnya akan menyerap ke dalam tanah," pungkasnya.Untuk diketahui perbaikan Gasibu ini menghabiskan Rp 9,5 miliar dana APBD Pemprov Jabar pada tahun ini. Pada tahun sebelumnya, sudah dikucurkan Rp 16,9 miliar meski saat itu yang terserap hanya Rp 15 miliar. Tidak hanya itu, anggaran untuk Gasibu inipun ditambah dari sejumlah dana sosial perusahaan seperti Bank BJB Rp 6,5 miliar dan PT Telkom berupa sambungan internet. Dengan kuatnya dukungan materi itu, Gasibu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas umum yang nyaman.

Rekomendasi