Suasana haru selimuti RS Kartika saat guru & teman jenguk Anet

Suasana haru selimuti RS Kartika saat guru & teman jenguk Anet. "Titip salam saja untuk Anet Bu, semoga cepat pulih," kata Kepala Sekolah SMP Bakti Mulya 400 Pondok Indah, Masdiko Indra di Rs. Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (29/12).

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Suasana haru selimuti RS Kartika saat guru & teman jenguk Anet
Guru jenguk korban perampokan Pulomas. ©2016 merdeka.com/anisyah

Lima korban selamat aksi perampokan rumah mewah Pulomas saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kartika Pulomas. Mereka adalah Emi (44), Santi (22) Zanette Kalila Azaria (13), Windy (23) dan Fitriani (23). Pantauan merdeka.com di lokasi sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar area rumah sakit. Sejumlah kerabat korban, Kepala SMP Bakti Mulya 400 Pondok Indah, guru-guru dan perwakilan orangtua murid pun tampak hadir menjenguk korban Zanette alias Anet. Sayangnya mereka tak bisa menemui Anet lantaran masih dalam proses pemulihan. Mereka hanya bisa bertemu dengan Almyanda Saphirra ibunda Anet di samping lobby Rumah Sakit Kartika Pulomas. Almyanda pun berlinang air mata ketika menceritakan kondisi terkini anaknya kepada rekan-rekan sekolah Anet. Praktis, wali kelas Anet ikut menangis. Suasana pun menjadi haru dan sendu."Titip salam saja untuk Anet Bu, semoga cepat pulih," kata Kepala Sekolah SMP Bakti Mulya 400 Pondok Indah, Masdiko Indra di Rs. Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (29/12). Kepada wali kelas, Almyanda menceritakan keinginan Anet untuk segera memakai seragam dan pergi ke sekolah. "Alhamdulillah Anet kuat banget. Dia malah minta seragam, mau sekolah, luar biasa," ucap Almyanda sambil menahan isak tangis. Mantan istri dari korban Dodi ini pun meminta doa agar satu-satu anaknya yang selamat cepat pulih. "Teima kasih semuanya. Saya enggak bisa ngomong apa apa. Ikhlas Pak saya. Cuma saya kagum sama Anet, begitu banyak yang datang. Masha allah semua anugrah banget buat mereka," kata Almyanda. Usai bertemu dengan Almyanda, para guru, orangtua murid serta teman-teman Anet pun meninggalkan rumah sakit. Untuk diketahui, hingga kini selain keluarga dan teman-teman Zanette Kalila Azaria, Kapolsek Pulo Gadung Kompol Andi B Rahman juga menjenguk para korban. Pun dengan Kapolres Jakarta Timur Kombes M Agung juga masih menengok korban.

Rekomendasi