Stok Kosong, Vaksinasi Covid-19 di Palembang Disetop Sementara

Vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang dihentikan lantaran stok vaksin kosong. Padahal, masih dibutuhkan sekitar 500 ribu dosis dua dan tiga.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Stok Kosong, Vaksinasi Covid-19 di Palembang Disetop Sementara
Tenaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 booster kedua. ©2022 Merdeka.com/Imam Buhori

Vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang dihentikan lantaran stok vaksin kosong. Padahal, masih dibutuhkan sekitar 500 ribu dosis dua dan tiga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Palembang Yudhi Setiawan mengungkapkan, kosongnya stok vaksin sudah terjadi sejak sepekan lalu. Pihaknya mengajukan pasokan dari pemerintah pusat namun belum juga disalurkan.

"Karena itu, vaksinasi kami hentikan sementara waktu sebelum pasokan tiba," ungkap Yudhi, Selasa (11/10).

Dia menjelaskan, sasaran vaksinasi Covid-19 di kota itu sebanyak 1.412.064 orang. Capaian vaksinasi dosis satu 137,6 persen, dosis dua sebanyak 85,6 persen, dan dosis kedua 74,7 persen, sementara dosis ketiga 29,5 persen, dan dosis keempat bagi tenaga kesehatan baru 37.01 persen.

"Persentasenya masih sangat rendah, karenanya harus dikejar," ujarnya.

Sejauh ini penyebaran Covid-19 di Palembang masih ada. Hanya saja, jumlahnya tidak sebanyak seperti satu atau dua tahun lalu.

Saat ini, ada 5 sampai 10 kasus penambahan pasien terpapar virus corona harian. Artinya penularan Covid-19 masih dinilai terkendali lantaran protokol kesehatan telah menjadi kebiasaan masyarakat.

"Tapi perlu diwaspadai karena jika disiplin masyarakat kendor, akan memungkinkan terjadi lonjakan kasus," pungkasnya.

Rekomendasi