Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 di Sumsel Dihentikan
Merdeka.com - Stok habis, vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Sumatera Selatan dihentikan. Padahal serapan vaksin di provinsi itu masih rendah.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy mengoptimalkan, vaksin saat ini hanya tersedia untuk penyuntikan kedua. Pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Kesehatan agar segera memasok vaksin lagi.
"Stok vaksin pertama sudah habis jadi dihentikan sementara. Kami fokus vaksinasi kedua," ungkap Lesty, Senin (26/4).
Dikatakan, penyaluran vaksin saat ini langsung diserahkan ke kabupaten dan kota yang dibutuhkan. Konsepnya Bio Farma menunjuk sub penyalur sebagai pihak yang akan menyalurkan vaksin ke daerah.
"Sampai sekarang total vaksin yang diterima sekitar 681.200 vial yang digunakan untuk 341.900 orang," ujarnya.
Menurut dia, sasaran vaksin di Sumsel ditarget sebanyak 5,7 juta orang. Dari target keseluruhan baru tiga kategori yang telah dilakukan penyuntikan. Yakni pekerja publik sekitar 46,4 persen, sumber daya manusia kesehatan mendekati 100 persen dan usia lanjut 6,3 persen.
"Kami akan ajukan vaksin sebanyak-banyaknya agar vaksinasi bisa dipercepat," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya