Sopir Honda City korban penembakan polisi dioperasi angkat proyektil

Operasi berjalan lancar, dokter berhasil mengeluarkan satu butir peluru dari rongga perut. Saat ini korban Diki dirawat di ruang ICU untuk proses pemulihan.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Sopir Honda City korban penembakan polisi dioperasi angkat proyektil
Korban penembakan polisi di Lubuklinggau. ©2017 Merdeka.com

Setelah menjalani operasi pengangkatan proyektil di tubuhnya, sopir mobil Honda City yang diberondong peluru polisi, Diki (30) masuk ruang ICU untuk proses pemulihan. Tim bedah menemukan sebutir peluru dari rongga perutnya.Dokter bedah RS Sobirin Lubuk Linggau, dr Sobirin mengatakan, operasi besar terhadap pasien dilakukan kemarin sore oleh dua dokter bedah. Pembedahan digelar selama dua jam."Operasi sukses, kita mengangkat satu butir peluru dari operasi," ungkap Hazairin, Kamis (20/4).Dijelaskannya, peluru tersebut didapatkan dalam rongga perut pasien. Peluru masuk dari bagian belakang hingga masuk ke dalam."Terpaksa kita lakukan operasi besar, karena peluru ada di dalam rongga perut," ujarnya.Usai operasi, pasien kini dirawat di ICU untuk beberapa hari ke depan. Kondisinya terus dipantau karena pasien rawan mengalami gangguan lambung."Gangguannya lambung saja, kita lihat perkembangan nanti. Tapi pasien dalam keadaan sadar," katanya.Dia menambahkan, dua pasien lain Novianti (30) dan bibinya Dewi (35) telah dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Sumsel di Palembang untuk bedah tulang di lengan. Sebab RS Sobirin belum memiliki alat medis yang menunjang."Tadi malam sudah dirujuk, tidak memungkinkan operasi di sini," pungkasnya.

Rekomendasi