Solo Segera Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Jumlah siswa yang masuk sekolah dibatasi hanya 50 persen, sedangkan sisanya secara daring. Syarat lainnya, sama seperti sebelumnya, siswa harus diantar jemput oleh orangtua dan tidak boleh menggunakan kendaraan umum.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Solo Segera Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya
FX Hadi Rudyatmo. ©2012 Merdeka.com

Kota Solo segera memulai pembelajaran tatap muka (PTM). Namun karena pandemi Covid-19 belum mereda, berbagai syarat masih menjadi pertimbangan. Di antaranya, jika dalam dua pekan berturut-turut kasus positif Corona kurang dari 10 orang.

"Tadi diputuskan, kurang dari 10 yang terpapar Covid-19, selama dua minggu berturut-turut baru PTM. Itu nanti akan dituangkan surat edaran. Surat edaran dua minggu sekali kan ganti. Nanti sambil melihat perkembangan," ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (4/1).

Kendati demikian, dikatakan Rudy, PTM belum bisa diterapkan 100 persen. Jumlah siswa yang masuk sekolah dibatasi hanya 50 persen, sedangkan sisanya secara daring. Syarat lainnya, sama seperti sebelumnya, siswa harus diantar jemput oleh orangtua dan tidak boleh menggunakan kendaraan umum.

"Siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka harus rapid test. Teknisnya sama dengan uji coba kemarin. Jadi 50 persen tatap muka, 50 persen daring. Mereka juga harus menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Untuk siswa yang hasilnya non-reaktif diperbolehkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Sedangkan yang hasilnya reaktif, maka ditindaklanjuti dengan uji swab.

"Sebelum dimulai, akan ada rapid test. Syukur nanti tanggal 14 Januari 2021 akan dimulai vaksinasi, kita akan lihat perkembangannya," katanya.

Lebih lanjut Rudy menyampaikan, vaksinasi Covid-19 dilakukan secara gratis untuk warga yang berusia 18-59 tahun. Menurut rencana, vaksinasi Covid-19 tersebut dilaksanakan di Puskesmas dan rumah sakit daerah. Namun saat ini masih di Provinsi (Jawa Tengah).

Sebelumnya, Pemkot Solo tidak memaksakan kegiatan PTM pada awal 2021, mengingat hingga saat ini jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat.

"Yang lebih penting itu menyelamatkan generasi penerus bangsa. Kalau belum layak dan belum berani pembelajaran tatap muka ya jangan dulu," tandasnya.

Uji coba PTM di Solo telah dilakukan di 3 sekolah awal November lalu. Yakni SMPN 4, SMP Al Azhar Syifa Budi, dan MTSN 1 Solo.

Rekomendasi