Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siska hanyut saat ingin berbakti ke orangtua usai kuliah di Jakarta

Siska hanyut saat ingin berbakti ke orangtua usai kuliah di Jakarta Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Siska Wati (23) guru les warga Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Sukoharjo yang hanyut di Sungai Bengawan Solo berhasil ditemukan Jumat (17/6) dini hari. Gabungan Tim SAR, BPBD, PMI, relawan dan polisi menemukan jenazah korban di wilayah Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya Siska.

Kabidops SAR Kab Sukoharjo Muchlis mengatakan tim gabungan melakukan pencarian hingga malam. Mereka berhasil menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Usai ditemukan, jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Kecamatan Bulu untuk dilakukan pemeriksaan medis.

"Korban kita temukan sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah dipastikan tidak ada tanda-tanda terjadi tindak kekerasan. Jenazah langsung diserahkan ke keluarganya," katanya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, Siska dikenal sebagai anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya. Keinginannya untuk berbakti kepada orangtua, dibuktikan seusai lulus kuliah di Jakarta, ia pun pulang ke desanya agar lebih dekat dan bisa mengabdi.

Namun nasib berkata lain, ajal menjemputnya. Ia hanyut di Sungai Bengawan Solo, setelah sepeda motor yang ia kendarai di jembatan bambu terpeleset dan jatuh pada Kamis (16/6) petang.

"Saya ini teman baik dia. Dia belum lama pulang dari kuliah di Jakarta. Katanya ingin mengurus orang tuanya, tapi saya tidak menyangka dia mengalami kecelakaan. Siska orangnya sangat berbakti kepada orangtuanya," ucap Anom, salah satu teman Siskawati. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP