Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sempat Kritis Akibat Luka Parah, Ibu Bayi Kembar di Kupang Mulai Sadar

Sempat Kritis Akibat Luka Parah, Ibu Bayi Kembar di Kupang Mulai Sadar Ilustrasi Pasien. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dewi Regina Ano, ibu dari bayi kembar yang tewas mengenaskan, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit S.K Lerik Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ketika mulai sadar dari masa kritisnya, Dewi terus menanyakan keberadaan kedua anak serta suaminya. Namun keluarga masih merahasiakan kondisi mereka, karena korban harus menjalani operasi lantaran luka parah di leher dan perut.

"Dia ada tanya dia punya anak-anak, Angga dengan Anggi di mana, sempat saya kasih tahu bilang Angga dengan Anggi, dia punya bapak besar ada bawa di Oesapa. Jadi kalau dong (mereka) dua mo datang sini juga nanti bisa merusakkan infus dengan perban, jadi bapak besar ada bawa pi Oesapa," ungkap Ayah Dewi Regina Ano, Imanuel Ano, Sabtu (7/9).

Imanuel menambahkan, selain menanyakan kedua buah hatinya, Regina juga menanyakan kepadanya terkait keberadaan suami, namun dia enggan menjawab.

"Terus dia tanya dia punya suami Obir Masus, saya jawab bilang Obir punya nomor tidak aktif dan sesudah itu dia sudah berhenti tanya. Dia tidak cerita soal luka atau kejadian itu, lanjutnya.

Sementara itu, Obir Masus, tetangga serta adik dari Obir telah diperiksa Polres Kupang Kota. Sementara Dewi yang ikut terkapar di samping kedua anaknya yang tewas belum dimintai keterangan.

"Sampai detik ini kita belum bisa mengambil keterangan yang bersangkutan, karena memang untuk berbicara masih susah, akibat derita luka yang di leher. Untuk kondisi, kami belum bisa pastikan karena masih dilakukan perawatan secara medis, tapi proses penyidikan yang kami lakukan masih tetap berjalan," tegas Kaur Bin Ops Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sudjana.

Kedua jenazah telah dibawa keluarga ke Kelurahan Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, untuk dimakamkan, setelah dilakukan autopsi oleh tim forensik Rumah Sakit Bhayangakara Titus Uly Kupang, Jumat (6/9).

Sebelumnya diberitakan, Dewi dan kedua anaknya ditemukan bersimbah darah di dalam rumah. Bayi kembar tersebut tewas mengenaskan. Sementara Dewi selamat dengan kondisi kritis. Saat kejadian, Obir sedang bekerja sebagai buruh.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP