Pertama dalam sejarah GP Ansor Jawa Timur, Rabu (13/3) malam ini mereka merasakan berada di Gedung Grahadi, Surabaya lewat gelar penutupan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil).
Apalagi dijamu oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa dengan minuman angsle dan ronde hangat, plus pesta durian di halaman belakang Grahadi sambil menikmati malam di Kota Pahlawan selepas diguyur hujan.
"Selama 10 tahun, Ansor belum pernah merasakan seperti ini (dijamu gubernur di Grahadi). Belum pernah ke sini masak saya harus jelaskan," cetus Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, Wahab Yahya (Gus Wahab).
Menurutnya, kepemimpinan Khofifah mirip dengan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) saat menjabat sebagai Presiden RI ke-4 yang membuka pintu Istana Negara lebar-lebar untuk rakyatnya.
"Betul! Karena cerminan Bu Khofifah sebagai gubernur ini tidak lepas dari karakter yang ada di Gus Dur, gitu lho. Gus Dur itu ibaratnya tidak mementingkan diri sendiri, tapi orang lain yang besar," ungkapnya.
Senada, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur hasil penunjukan SK Pimpinan GP Ansor IV/02/PP/SK-01/XII/2018, M Abid Umar alias Gus Abid mengatakan, bahwa Rakorwil PW GP Ansor Jawa Timur di Grahadi memang usulan dari gubernur sendiri, yang semula diminta untuk menutup acara.
Tujuannya adalah, kata Gus Abid, untuk mensinergikan program-program Pemprov Jawa Timur dengan GP Ansor di daerah-daerah. "Karena (Grahadi) satu-satunya pintu untuk mempertemukan kader seluruh Jatim pada gubernur yang baru," ungkapnya.
Sayang, karena gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu berhalangan karena harus menghadiri acara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, dan baru tiba kembali di Surabaya pada tengah malam saat acara telah usai.
Sebagai gantinya, mantan Menteri Sosial tersebut menutup Rakorwil PW GP Ansor Jawa Timur dengan jamuan minuman anglse dan ronde di halaman belakang Grahadi sambil mengobrol santai. Hadir pula Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak yang juga Sekertaris Dewan Kehormatan PW GP Ansor Jawa Timur.
Grahadi Lebih Friendly
Suasana makin gayeng saat pesta durian ikut menemani obrolan mereka. "Saya memang ingin Grahadi friendly bagi pemuda, tiga hari lalu IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) juga ke sini kan, hari minggu," kata Khofifah yang juga Ketum Muslimat NU.
Kemudian tanggal 20 Maret nanti, lanjutnya, giliran Pemuda Muhammadiyah yang meramaikan Grahadi. "Jadi bagaimana kalangan pemuda merasa memiliki Grahadi, mereka akan mencintai Jatim, mereka akan bersinergi untuk percepatan pembangunan di Jatim, saya rasa itu sih," tandasnya.
Sekadar informasi, Rakorwil PW GP Ansor ini digelar untuk membahas Konferwil (Konferensi Wilayah) yang rencananya akan digelar usai Pemilu 2019.
Karena seperti diketahui, sejak kepemimpinan Rudi Triwahid berakhir pada 26 Desember 2017, PW GP Ansor Jawa Timur tak kunjung memiliki ketua hasil Konferwil, tapi hasil penunjukan melalui SK pusat.