Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satpam terharu lihat perjuangan Desi jual slondok buat sekolah

Satpam terharu lihat perjuangan Desi jual slondok buat sekolah Desi si penjual Slondok. ©2014 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Desi bukan saja akrab dengan kawan-kawannya, namun dengan beberapa pegawai sekolah seperti Satpam dan guru, Desi juga akrab bergaul. Dasiman, salah satu satpam yang sudah sejak tahun 1999 bekerja di SMK N 2 Yogyakarta dibuat terheran-heran dengan metal baja Desi.

Pertama kali melihat Desi mendaftar ke SMA N 2 Yogyakarta, Dasiman tercengang melihat Desi yang dengan santai ngontel dengan grobok di boncengan sepedanya. Begitu melihat isinya Slondok atau makanan kering seperti kerupuk, Dasiman semakin heran.

"Saya itu seumur kerja disini belum pernah lihat ada siswa yang kayak Desi itu, mentalnya sudah jadi," ujar Dasiman mengingat saat pertama kali melihat Desi mendaftar sekolah.

Saat itu, kisah Dasiman, Desi belum tahu cara mendaftar sekolah secara online. Dengan santai Desi bertanya dengan satpam dan beberapa petugas dengan ramah dan tanpa canggung.

"Padahal baru lulus SMP, biasanya anak-anak masih ditemani orang tuanya, Desi datang sendiri, tanya-tanya, sudah pede dan grapyak orangnya," kata Dasiman.

Bahkan pada saat MOS (Masa Orientasi Sekolah) bulan Juli 2013 lalu, Desi yang baru masuk sekolah sudah memanfaatkan peluang untuk berjualan perlengkapan penugasan MOS bagi siswa baru.

"Lha baru MOS itu dia sudah jualan kresek warna-warni penugasan mos, langsung laris, kita heran, anak seumur itu sudah lihat peluang sedikit langsung dimanfaatnya," kata Dasiman lalu tertawa mengingat ulah Desi.

Berbeda dengan Dasiman, Wahyudi rekan satpam Dasiman juga membuat pengakuan yang tak kalah mengejutkan. Suatu pagi, dia heran melihat ada sepeda dengan grobok di Sekolah, dia sempat mengira ada penjual yang masuk tanpa izin ke Sekolah.

"Saya kira punya siapa ada di grobok di depan ruang guru, kok ada penjual sembarangan masuk, ternyata punya Desi," ungkap Wahyudi.

Baca juga:

Desi pernah bikin kantin kejujuran buat guru

Kisah Desi, anak SMK di Yogya jualan slondok untuk biaya sekolah

Pembeli slondok Desi: Ibu-ibu pengajian sampai wabup Sleman

Desi bayar uang masuk SMK dari tabungan jual slondok sejak SD

Kisah siswa SMK di Yogya rela jualan slondok untuk biaya sekolah

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP