Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Desi pernah bikin kantin kejujuran buat guru

Desi pernah bikin kantin kejujuran buat guru Desi si penjual Slondok. ©2014 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Kantin kejujuran biasanya ditujukan untuk para siswa-siswi di sekolah. Di kantin tersebut biasanya tidak ada penjaganya, para siswa-siswi diperbolehkan mengambil jajanan, membayar lalu mengambil kembalian sendiri untuk melatih kejujuran.

Kantin kejujuran tersebut juga pernah dibuat untuk menjajakan Slondok barang jualannya. Namun kantin tersebut tidak dibuat untuk para siswa lainnya, melainkan untuk guru.

"Saya pernah buat kantin kejujuran guru, Slondok saya taruh di ruang guru, terus tak kasih toples kosong buat tempat uang," katanya Desi lalu terkekeh.

Menurut Desi, yang perlu diuji kejujurannya bukan hanya siswa-siswi tapi para guru dan karyawan sekolah juga perlu. Karena kejujuran bagi desi harus dimiliki setiap orang.

"Jujur itukan ya bukan cuma siswa, Guru juga harus jujur, semua orang harus jujur," katanya serius.

Namun sepanjang dia membuka kantin kejujuran diruang guru, belum pernah uang di toples kurang dan tidak sesuai dengan jumlah bungkus Slondok yang berkurang. Dia merasa senang karena guru-gurunya yang mengajarkan kejujuran juga melakukan kejujuran.

"Beberapa kali malah lebih uangnya di toples," ungkapnya.

Sayangnya kini Desi tidak bisa lagi leluasa membuka kantin kejujuran di ruang guru. Pasal setelah beberapa penjual lain juga ikut berjualan di ruang guru terjadi kehilangan barang milik guru.

"Karena beberapa kali ada kehilangan di ruang guru, jadi sekarang nggak boleh lagi jualan di ruang guru, paling cuma kalau pulang sekolah saja," ujar Desi.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP