Sambangi Pondok Pesantren Lirboyo, Menag Samakan Persepsi Tangkal Radikalisme
Merdeka.com - Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi melakukan silaturahmi ke para tokoh agama di Kediri. Dalam kunjungannya ini, dia bermaksud untuk menyamakan persepsi tentang upaya menangkal paham radikal bersama kalangan pesantren dan Organisasi Islam Nahdlatul Ulama.
Untuk itu, Fachrul mendatangi dua pesantren, yakni Ponpes Lirboyo dan Ponpes Al Falah Ploso Mojo. Tiba di Pondok Pesantren Lirboyo, dia langsung disambut oleh para pengasuh pesantren. Diantaranya KH Anwar Mansyur dan KH Abdulloh Khafabihi Mahrus. Mereka kemudian melakukan pertemuan tertutup.
Fachrul mengaku kedatangannya untuk bersilaturahmi setelah dua kali gagal akibat terganjal agenda sidang kabinet.
"Kami ingin menyamakan persepsi tentang upaya memberantas paham radikalisme dengan kalangan pesantren dan sesepuh Nahdlatul Ulama," katanya, Kamis (21/11).
Pemerintah Fokus Tangkal Radikalisme
Dia menjelaskan, pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadikan masalah radikalisme sebagai fokus utama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah adanya kesepakatan 11 menteri dan lembaga tentang upaya menangkal radikalisme.
"Pemerintah ingin menempatkan aparatur sipil negara (ASN) menjadi garda terdepan dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dan menghadapi radikalisme. Dan apabila ada ASN yang menyebarkan kebencian terhadap pancasila dapat diancam sanksi berat," ujarnya.
Usai dari Pondok Pesantren Lirboyo, rombongan Menag melanjutkan agenda silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Falah Di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Setelah itu rombongan direncanakan kembali ke Jakarta.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya