Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rumah Penitipan Abu Jenazah di Semarang Tengah Terbakar, Seorang Lansia Tewas

Rumah Penitipan Abu Jenazah di Semarang Tengah Terbakar, Seorang Lansia Tewas Kebakaran rumah abu di Semarang. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Sebuah Tyie Lam Tjay atau tempat penitipan abu jenazah di Jalan Gang Lombok, Semarang Tengah, terbakar pagi tadi, pukul 05.30 Wib. Peristiwa itu menyebabkan seorang lansia penjaga gedung bernama Om Lay (80).

"Korban tewas laki-laki, penjaga Tyie Lam Tjay terjebak api di dalam ruangan," kata saksi Cik Sien, warga di sekitar lokasi saat ditemui di lokasi, Kamis (21/3).

Kobaran api menghanguskan tiga bangunan di rumah penitipan abu tersebut. Om Lay sempat minta tolong tapi karena pintu terkunci sulit diselamatkan.

"Itu sudah gede sudah mulai ke depan apinya. Saya lihat dari dalam bapake sudah lemas minta tolong tapi saya dobrak pintu sudah tidak bisa, karena di kunci dari dalam," katanya.

Cik Sien awalnya asap tinggi dari lokasi sekitar. Diduga, sumber api dari tempat pembakaran sampah yang berada di kelenteng tersebut.

abu di semarang

"Ya saya kira pertama dari sampah, tahunya saat di cek lagi kok ada asap dan api dari dalam kelenteng itu, saya langsung kasih tahu teman terus ambil alat pemadam," ujarnya.

Api kemudian membesar. Warga bergotong royong memadamkan api sambil menunggu petugas damkar.

"Bapaknya memang sudah tua, waktu itu saya lihat korban dalam posisi setengah duduk," tuturnya.

Menurut Cik Sien, di dalam kelenteng memang ada lilin untuk sembahyang dan yongchua. Hal itu diduga menjadi sebab api berkobar dengan cepat.

Saat 12 mobil Pemadam Kebakaran (damkar) datang, pemadaman tidak langsung melakukan pemadaman karena listrik di lokasi masih menyala.

"Solusinya kami hubungi PLN untuk memadamkan lokasi listrik baru langsung lakukan pemadaman," ujar Danton 2 Damkar Kota Semarang, Agus N.

abu di semarang

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.00 dan petugas melakukan evakuasi terhadap korban. Satu anggota damkar terluka lantaran tertimpa runtuhan kayu yang terbakar.

"Anggota sudah bisa dikondisikan. Tadi langsung ditangani," katanya.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Adi Nugroho, mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Tim Labfor sedang menyelidiki.

"Dugaannya belum tahu, nanti tim Labfor datang untuk lakukan olah tempat kejadian perkara. Dari olah TKP nanti dari Labfor yang menjelaskan,"katanya.

Informasi yang dihimpun di lokasi, bangunan Kong Tik Soe merupakan rumah ibadat untuk memberikan penghormatan kepada para leluhur, berdiri pada penghujung tahun 1845, diprakarsai oleh Luitenant Khouw Giok Soen Luitenant Tan Hong Yan dan Majoor Be Ing Tjioe. Bangunan ini masuk dalam BCB di Kota Semarang.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP