Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rudiantara janjikan buka akses telegram jika Durov penuhi syarat

Rudiantara janjikan buka akses telegram jika Durov penuhi syarat CEO Telegram datangi Kemenkominfo. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara masih akan melanjutkan pertemuan dengan pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov di Jakarta. Keduanya membahas SOP konten negatif yang ada di platform Telegram.

Rudiantara di Istana Kepresidenenan, Jakarta, Selasa (1/8) kemarin mengatakan Pavel Durov sudah siap bekerja sama dengan RI terkait SOP tersebut.

"Prinsipnya telegram mau kerja sama, membuat. Sekarang bicara detil untuk pembuatan dari SOP. Bagaimana tata caranya, orangnya design siapa, organisasinya mana, itu yang selama ini tidak ada," ungkap dia.

Kepada Pavel Durov, Rudiantara menyampaikan akan membuka kembali akses telegram di Indonesia. Dengan syarat setelah SOP konten negatif di telegram rampung.

"Jadi nanti setelah ini selesai, SOPnya udah pasti, udah jelas, orangnya udah kesini, kita buka lagi," kata dia.

Meski demikian, Rudiantara belum bisa memastikan kapan SOP bisa diselesaikan. Butuh waktu untuk menggarap SOP tersebut.

Pertemuan antara Rudiantara dengan Pavel Durov di kantor Kemenkominfo kemarin berlangsung hangat. Rudiantara mengaku sempat mengajak Pavel Durov makan siang bersama sebelum pertemuan.

"Saya kasih sayur genjer, gurame goreng, nasi ijo, udang, sambel," sambungnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP