Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Resmi Tersangka, Yogi Kedapatan Rencanakan Penusukan Rekan di Mal Pluit

Resmi Tersangka, Yogi Kedapatan Rencanakan Penusukan Rekan di Mal Pluit Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polsek Penjaringan telah menetapkan Yogi Dawamul Hidayat (22) sebagai tersangka usai dirinya melakukan penusukan rekan kerjanya, Asela Rumapea (46), di Mall Pluit Village, Jakarta Utara.

"Pelaku Yogi sudah kita tetapkan tersangka," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Rahmat Sumekar saat dikonfirmasi, Senin (26/8).

Katanya, Yogi kedapatan merencanakan hal tersebut.

"Kalau dia (tersangka) datang sudah bawa pisau panjang, walaupun yang digunakan pisau dapur kecil tapi ada dugaan niat melukai sudah ada," katanya.

Pelaku diancam dengan Pasal penganiayaan dengan hukuman selama 2 tahun penjara. Saat ini, pelaku masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

"Kita kenakan Pasal 351 KUHP (Penganiayaan)," kata Rahmat.

Sebelumnya, seorang pegawai salah satu restoran di Mall Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara bernama Yogi Dawamul Hidayat (22) ditangkap polisi karena menusuk rekan kerjanya bernama Asela Rumapea (46) pada Minggu (25/8) kemarin, sekitar pukul 19.30 WIB. Diduga, penusukan itu karena terjadi cekcok antar pelaku dan korban yang hingga kini masih didalami.

"Korban dan pelaku sama-sama bekerja di restoran Banainai di Pluit Village dan keduanya sempat cek cok mulut di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 15 30 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Mustakim dalam keterangan tertulis, Senin (26/8).

Selanjutnya, pelaku yang sudah geram tersebut pulang ke kosannya sekitar pukul 18.00 WIB, untuk mengambil sebuah pisau panjang yang disembunyikan di badan belakang pelaku.

"Setelah itu, pelaku kembali ke restoran untuk menemui korban. Setelah sampai TKP pelaku dan korban bertemu, lalu pelaku mengajak ngobrol korban dengan alasan mempertanyakan pernyataan korban bahwa 'pelaku ingin dipecat dan dilaporkan ke bos bahwa telah memukul korban'. Karena tidak ada titik temu kemudian korban meninggalkan pelaku," ujarnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP