Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi akan ajak Raja Swedia jalan-jalan di Istana Bogor

Presiden Jokowi akan ajak Raja Swedia jalan-jalan di Istana Bogor raja swedia carl gustav dan istri. ©hellomagazine

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo akan menerima kunjungan Raja Swedia, Raja Carl XVI Gustaf beserta istrinya Ratu Silvia di Istana Kepresidenan Bogor. Pantauan merdeka.com, Senin (22/5), Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah tersebar di beberapa titik di Istana Kepresidenan Bogor. Tampak juga siswa/siswi Sekolah Dasar hingga pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berdasarkan agenda acara, Kepala Negara dijadwalkan menerima Raja Swedia sekitar pukul 11.00 WIB, namun hingga berita ini diturunkan Raja Swedia belum tiba di Istana Kepresidenan Bogor. Dalam kunjungan kenegaraan ini, Raja Swedia akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi.

Sebelum pertemuan bilateral, Jokowi akan mengajak Raja Swedia dan Ratu Silvia berkeliling kebun Istana Kepresidenan Bogor dan menyaksikan Patung Tangan Tuhan. Selanjutnya mereka akan menanam pohon yang dilanjutkan Veranda Talk.

Setelah pertemuan bilateral, kedua kepala negara akan menandatangani Nota Kesepahaman, dilanjutkan dengan Upacara Penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Raja Swedia, Raja Carl XVI Gustaf oleh Presiden Republik Indonesia. Di akhir pertemuan, Jokowi mengajak Raja Swedia dan Ratu silvia makan siang kenegaraan.

Selama berkunjung ke Indonesia, Raja Swedia dan istrinya akan mengikuti berbagai program yang disusun berdasarkan model triple helix dari Swedia (kerja sama antara pemerintah, otoritas, universitas dan industri) dalam hal promosi penelitian dan inovasi.

Pada hari kedua kunjungan, Raja Swedia akan berpartisipasi dalam acara "hackhaton" untuk menemukan solusi konkret yang dapat membantu memperbaiki situasi lalu lintas di Jakarta. Dalam acara tersebut, Raja Swedia akan bertemu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Setelah itu, Raja Swedia akan hadir salam peresmian Forum Bisnis Eksekutif Indonesia-Swedia (ISEF) yang fokus pada digitalisasi, infrastruktur, dan kualitas hidup. Selanjutnya Raja Swedia melakukan kunjungan ke pusat lalu lintas kapal di Indonesia Port Cooperation (IPC) di Tanjung Priok.

Pada Selasa (23/5) siang, Raja Swedia dan istrinya makan siang bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di kota Tua. Di Lapangan Fatahillah Raja Swedia dan istrinya juga akan bertemu Volvo Club dan diperkenalkan pada seni batik dan wayang.

Usai makan siang, Raja Swedia dan Rati Silvia akan mengikuti seminar tentang mode dah kreativitas, hasil kolaborasi dengan Femina Group dan Jakarta Creative Hub. Fokus diskusi ini meningkatkan kerja sama di bidang mode, inovasi, sustainabilitas, dan kewirausahaan.

Selanjutnya Raja Swedia dan istrinya melakukan kunjungan ke lapangan Perpustakaan Masyarakat di Manggarai, kolaborasi dengan UNICEF untuk memastikan hak-hak anak dihormati. Kunjungan ini dilanjutkan dengan roundtable discussion bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise dengan tema "Mengakhiri Kekerasan Terhadap Anak-anak" sebagai bagian dari kemitraan global Agenda 2030.

Pada Rabu (24/5), Raja Swedia dan Ratu Silvia akan berangkat ke Bandung dengan kereta api. Di Bandung, mereka akan bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kemudian berkunjung ke Museum Asia-Afrika dan bertemu Klub Sepakbola lokal Persib.

Raja Swedia dan istrinya juga akan bertemu Perkumpulan Pelajar Indonesia "Alumni Swedia" di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di sana akan ada Swedish Institute dan LPDP menandatangani MoU dan meluncurkan portal LinkedIn Sweden-Indonesia Connect untuk menggabungkan alumni dengan perusahaan Swedia di Indonesia.

Menutup kunjungannya, Raja Swedia dan Ratu Silvia akan mengikuti sesi akhir seminar mengenai model Triple Helix di ITB yang diselenggarakan bersama dengan Lund University dan dihadiri oleh Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro. Tujuan seminar tersebut mendorong kolaborasi perusahaan, universitas dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penelitian, inovasi dan kewirausahaan. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP